United Tractors Sebar Dividen Interim Rp 567 per Saham, Total Rp 2,05 Triliun

United Tractors Bagikan Dividen Interim Rp 567 per Saham, Total Rp 2,05 Triliun

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 29 September 2025, 12:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan, Rabu 10 September 2025, ditutup menguat 70,402 poin atau naik 0,92% ke level 7.699,007, dari penutupan Selasa (9/9/2025) di 7.626,605. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta PT United Tractors Tbk (UNTR) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 dengan total senilai Rp2,05 triliun. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Sirkuler Direksi pada 25 September 2025 dan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris pada 26 September 2025.

Corporate Secretary United Tractors, Sara K. Loebis, dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyebutkan dividen interim tersebut setara dengan Rp 567 per saham.

Adapun jadwal pembagian dividen interim UNTR adalah sebagai berikut:

  • Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 7 Oktober 2025
  • Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 8 Oktober 2025
  • Cum dividen pasar tunai: 9 Oktober 2025
  • Ex dividen pasar tunai: 10 Oktober 2025
  • Recording date: 9 Oktober 2025
  • Pembayaran dividen: 24 Oktober 2025

 

Pembagian Dividen Interim

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Manajemen UNTR memastikan bahwa pembagian dividen interim ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya Perseroan, menargetkan penjualan alat berat Komatsu mencapai 4.600 unit sepanjang 2025. Namun, perusahaan memperkirakan kinerja pada semester II akan menghadapi tantangan, terutama di segmen mesin besar.

Direktur United Tractors, Vilihati Surya, mengatakan penjualan pada semester I tercatat sangat kuat baik untuk mesin besar maupun kecil. Lonjakan pada mesin kecil ditopang oleh sejumlah proyek food estate pada kuartal I 2025.

 

Kontraktor Tambang

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

“Untuk penjualan Komatsu, kita berharap sampai dengan full year, tahun ini kita bisa menjual 4.600 unit. Kalau mencapai 4.600 berarti second semesternya memang mengalami penurunan dibandingkan dengan first semester,” ujar Vilihati dalam acara Astra Media Day, Selasa (23/9/2025).

Di sisi kontraktor tambang, United Tractors mencatatkan tantangan sepanjang semester I akibat curah hujan yang tinggi. Meski demikian, perseroan menargetkan volume pengupasan lapisan tanah (overburden removal/OB removal) pada paruh kedua tahun ini lebih baik dibandingkan semester I. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya