Liputan6.com, Jakarta - Kiprah Presiden RI Prabowo Subianto di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menarik perhatian dunia. Membawa pesan damai dan seruan dialog antarbangsa, Prabowo menuai pujian dari berbagai delegasi internasional atas sikap diplomatisnya yang tegas namun menyejukkan.
Usai menyampaikan pidato di hadapan para kepala negara, kepala pemerintahan, serta delegasi dari hampir seluruh negara di dunia, Presiden Prabowo langsung dikerubungi sejumlah pemimpin dunia.
Advertisement
Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva tampak menyalami Prabowo. Mereka terlihat memberikan ucapan selamat dan menyampaikan apresiasi atas pesan-pesan kuat yang disampaikan.
10 Kali Tepuk Tangan
Dari pantauan Liputan6.com, lewat video siaran langsung yang ditayangkan di situs resmi United Nations, ada 10 kali pernyataan Prabowo yang disambut tepuk tangan oleh pemimpin negara dan tamu yang hadir.
Salah satu momen tepuk tangan terdengar saat Presiden Prabowo Subianto menekankan Indonesia siap mengirimkan 20.000 lebih pasukan penjaga perdamaian ke wilayah-wilayah konflik. Mulai dari, Gaza, Ukraina, Sudan, hingga Libya.
"Jika Dewan Keamanan dan Majelis Umum ini memutuskan, Indonesia siap mengirimkan 20.000 atau lebih putra-putri kami untuk menjaga perdamaian di Gaza. Di Ukraina, di Sudan, Libya, di mana pun perdamaian dijaga," kata Prabowo dan disambut gemuruh tepuk tangan.
Dia mengatakan, saat ini Indonesia pun menjadi salah satu kontributor terbesar untuk pasukan perdamaian PBB. Prabowo menenegaskan Indonesia berkomitmen menjaga perdamaian bukan hanya dengan kata-kata, namun juga tindakan nyata.
"Kami adalah salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB. Kami percaya pada PBB. Dan kami siap membantu, bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan tindakan nyata" jelasnya.
Selain itu, Prabowo menuturkan Indonesia siap memberikan dukungan keuangan untuk misi besar PBB dalam menjaga perdamaian dunia.
"Dan kami tidak hanya akan menyumbangkan personel (perdamaian). Kami juga siap memberikan dukungan keuangan untuk membantu misi besar ini," tutur Prabowo.
Temui Michael Bloomberg, Bill Gates, hingga Sekjen PBB
Di sela-sela forum internasional yang digelar di markas besar PBB, New York, Prabowo juga melakukan serangkaian pertemuan penting.
Ia bertemu dengan sejumlah tokoh dunia, termasuk pengusaha dan filantropis Michael Bloomberg, pendiri Microsoft sekaligus tokoh kemanusiaan Bill Gates, serta Sekretaris Jenderal PBB António Guterres.
Pertemuan ini membahas berbagai isu strategis. Salah satunya adalah komitmen Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia dan memperkuat kolaborasi internasional.
Trump Puji Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB: You Did a Great Job
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Selasa 23 September 2025.
Ada satu momen ringan namun penuh makna, yakni saat Trump dalam pengantar pertemuannya tidak hanya berbicara tentang pentingnya forum tersebut bagi perdamaian di Timur Tengah, namun juga memberikan apresiasi khusus kepada Prabowo di tengah deretan pemimpin dunia yang hadir.
Presiden AS Donald Trump melontarkan pujiannya secara terbuka. Dia menilai, gaya komunikasi Prabowo dalam pidatonya mampu menggugah perhatian para pemimpin dunia.
"Anda juga, sahabatku. Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa. Terima kasih banyak," tutur Trump, Selasa 23 September 2025.
Pujian itu menjadi sorotan, mengingat pidato Kepala Negara Indonesia di Sidang Majelis Umum ke-80 PBB dinilai penuh ketegasan dan energi.
Bagi Trump, gaya Prabowo telah menggetarkan meja dan menjadi simbol keberanian dalam menyuarakan keadilan di forum internasional.
Momen pujian Trump ke Prabowo turut menghadirkan suasana cair di tengah diskusi serius tentang Gaza dan perdamaian Timur Tengah.
Menjadi bentuk pengakuan dari Presiden Amerika Serikat terhadap pemimpin Indonesia, meski baru pertama kali tampil di sidang umum PBB namun langsung meninggalkan kesan mendalam.
Apresiasi itu bukan hanya sekadar pujian pribadi, tetapi juga mencerminkan pengakuan dunia atas posisi Indonesia sebagai suara penting dalam diplomasi global.
Cak Imin: Hanya Prabowo, Presiden Setelah Bung Karno yang Berhasil Pidato dengan Baik di Forum PBB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menilai Prabowo Subianto merupakan presiden setelah Soekarno atau Bung Karno yang sukses berpidato di hadapan Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
"Saya kira presiden yang berhasil pidato dengan baik setelah Bung Karno, hanya Pak Prabowo. Jujur saja, diplomasi, pilihan katanya, isu dan temanya, komitmen kepeduliannya, Pak Prabowo-Bung Karno baru di PBB," kata Muhaimin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (24/9).
Menurutnya, belum ada Presiden sehebat Bung Karno hingga Prabowo dalam menyampaikan pidatonya pada forum tertinggi seperti PBB.
"Belum ada presiden sehebat Bung Karno dan Pak Prabowo di forum PBB yang tertinggi. Isinya clear, jelas. Pesannya sangat efektif. Bisa dilaksanakan. Komitmennya tinggi. Bahkan, salah satu poinnya, saya baru dengar bahwa beliau ternyata selalu terinspirasi oleh Nelson Mandela," ujarnya.
Bahkan, dirinya yang pernah menjadi lawan Prabowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) saja, turut diajak bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih.
"Makanya saya yang bersaing di Pilpres saja, diajak untuk bergabung di pemerintahan, ternyata beliau memang membawa ke dunia, dia memberi contoh pentingnya negosiasi, rekonsiliasi, dialog untuk mengatasi Palestina," ungkapnya.
"Ini sebuah solusi yang sangat luar biasa. Kalau mau Israel diakui Indonesia, akui dulu Palestina. Itu solusinya," pungkasnya.
PDIP Puji Pidato Prabowo di PBB: Sangat Wakili Bangsa
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan apresiasi atas pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB. Menurutnya, pidato yang disampaikan Prabowo mewakili bangsa Indonesia yang selalu berada di pihak Palestina.
"Kami memberikan apresiasi terhadap pidato dari Presiden Prabowo mewakili dari seluruh rakyat Indonesia, seluruh bangsa dan negara di mana kita melihat aksi brutal kekejaman kemanusiaan di Gaza," kata Hasto di Sekolah PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).
Menurut Hasto, pidato yang disampaikan Prabowo sangat kuat secara historis dan ideologis bangsa, dan sangat mewakili sikap Indonesia yang menentang genosida di Gaza
"Apa yang disampaikan Presiden Prabowo sangat kuat secara historis dan secara ideologis bahwa kita mendukung kemerdekaan Palestina seluas-luasnya. Kita menentang praktik-praktik antikemanusiaan yang terjadi di Gaza, kita mengutuk itu dan kemudian kita menggalang solidaritas antarbangsa," kata dia.
Selain itu, Hasto menilai pidato Prabowo satu napas dengan perjuangan Presiden pertama Soekarno yang menandatangani komunikasi politik mendukung kemerdekaan Palestina.
"Karena yang disampaikan Presiden Prabowo juga senapas yang diperjuangkan oleh Bung Karno, yang sejak konferensi Asia Afrika memang telah menandatangani komunikasi politik di dalam mendukung kemerdekaan Palestina seluas-luasnya," pungkasnya.