Milan Bawa Pulang Kemenangan dari Udinese, Ini 5 Sorotan Penting dari Performa Rossoneri

AC Milan menang 3-0 di markas Udinese pada pekan ke-4 Serie A 2025/2026. Berikut lima sorotan penting dari performa Rossoneri.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 23 September 2025, 09:10 WIB
Para pemain AC Milan merayakan gol Christian Pulisic ke gawang Udinese di Bluenergy Stadium pada pekan keempat Serie A 2025/2026, Minggu (21/09/2025). (Andrea Bressanutti/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan melanjutkan tren positif di Serie A 2025/2026. Rossoneri sukses mengalahkan Udinese dengan skor meyakinkan 3-0 di Bluenergy Stadium, Minggu (21/9/2025). Hasil ini membuat pasukan Massimiliano Allegri terus menjaga konsistensi di papan atas klasemen.

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menegaskan kualitas permainan Milan. Mereka tampil dominan hampir di semua lini, mulai dari penguasaan bola, transisi, hingga penyelesaian akhir. Udinese dibuat tak berkutik di hadapan publik sendiri.

Christian Pulisic menjadi bintang utama dengan dua gol dan satu assist. Namun, kemenangan ini juga buah kerja kolektif, terutama dari lini tengah dan pertahanan yang solid. Beberapa pemain lain juga menampilkan performa mencuri perhatian.

Meski demikian, tidak semua lini tampil sempurna. Ada pula catatan kritis, terutama terkait penampilan Santiago Gimenez yang masih belum maksimal. Berikut lima hal penting yang bisa dipetik dari laga ini.


Dominasi Lini Tengah Milan

Selebrasi gelandang AC Milan Youssouf Fofana usai menjebol gawang Udinese di Bluenergy Stadium pada pekan keempat Serie A 2025/2026, Minggu (21/09/2025). (Andrea Bressanutti/LaPresse via AP)

Milan benar-benar menguasai area tengah di laga tersebut. Trio Luka Modric, Adrien Rabiot, dan Youssouf Fofana tampil luar biasa dalam menjaga ritme permainan. Modric memimpin orkestrasi serangan dengan ketenangannya yang khas.

Rabiot menambah keseimbangan dengan duel fisik dan kemampuan merebut bola. Gelandang asal Prancis itu beberapa kali memenangkan duel udara krusial yang memutus serangan balik Udinese. Perannya membuat Milan bisa leluasa mengatur tempo.

Fofana juga memberi kontribusi besar. Selain menjaga keseimbangan di tengah, ia mencetak satu gol penting untuk menggandakan keunggulan Milan. Keberhasilannya ini membuat lini tengah Milan semakin komplet.

Allegri bisa tersenyum melihat kombinasi ini. Dengan perpaduan teknik, fisik, dan kreativitas, Milan tampak mampu mengendalikan lawan manapun di Serie A.


Pertahanan yang Kokoh

Pemain AC Milan, Strahinja Pavlovic, mengontrol bola dalam pertandingan Serie A melawan Cremonese di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 23 Agustus 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Trio bek Milan kembali membuktikan kualitasnya. Fikayo Tomori, Pavlovic, dan Matteo Gabbia tampil disiplin menjaga lini belakang. Udinese yang mencoba mengandalkan serangan cepat selalu menemui jalan buntu.

Tomori terlihat lebih tenang musim ini. Bermain di sistem tiga bek membuatnya lebih nyaman dalam duel satu lawan satu. Pavlovic juga semakin matang, tidak hanya solid bertahan tapi juga aktif membantu transisi ke depan.

Lanjut Baca:

Gabbia pun layak mendapat apresiasi. Meski sering dianggap pelapis, ia tampil penuh percaya diri dengan intersep penting di beberapa momen. Ketenangan lini belakang Milan terbukti dengan clean sheet ketiga beruntun. Massimiliano Allegri sebelumnya menegaskan, “Semua dimulai dari pertahanan,” dan Milan menjawab itu dengan performa impresif.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya