Ragam Hoaks soal Program MBG, Simak Faktanya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyesalkan kejadian keracunan massal penerima MBG di beberapa wilayah Indonesia.

oleh Mevi LinawatiDiterbitkan 21 September 2025, 20:05 WIB
SPPG bertugas mengawasi standar kebersihan, pengelolaan gizi, dan pengolahan limbah di setiap Dapur MBG. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menjadi sorotan karena berbagai insiden keracunan makanan. Pihak Istana pun menyampaikan permohonan maaf dan menyiapkan sanksi terhadap pihak yang terbukti melakukan kelalaian.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyesalkan juga kejadian keracunan massal penerima MBG di beberapa wilayah Indonesia.

Program MBG sendiri tercatat beberapa kali menjadi sasaran penyebaran informasi tidak benar atau hoaks.  

Berikut sejumlah hoaks yang pernah muncul terkait program MBG:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Pesan Berantai Program MBG Diganti ke Bantuan Pra-Lansia

Beredar di media sosial postingan pesan berantai peralihan program MBG ke bantuan pra-lansia. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 11 Agustus 2025.

Berikut isi postingannya:

"BERITA TERKINI

Beruntungnya yang sudah berusia di atas 50 tahun, pengalihan program makan gratis ke santunan Pra-lansia.

BANTUAN PRA-LANSIA PROGRAM PEMERINTAH YG BARU UNTUK SELURUH MASYARAKAT PEMEGANG BPJS YANG BERUMUR DI ATAS 50 TAHUN (Katagori Pra Lansia ke atas)

Sesuai dengan Keppres No. 212/Keppres/RI/III/2025 bahwa semua warga masyarakat yang sudah berusia di atas 50 tahun, akan menerima Tunjangan Lansia, langsung masuk rekening sebesar Rp 2.600.000, per bulannya per Kartu Keluarga (KK) dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para Pra-Lansia sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya

SYARAT² :

1. Fotokopi KK

2. Fotokopi Kartu ATM / Buku Rekening

3. Fotokopi KTP Kepala Keluarga

4. Masing-masing rangkap 2.

5. Pendaftaran melalui bank terdekat sesuai Buku Rekening yang dimiliki. (BRI, MANDIRI, BNI, BPD, BCA, BUKOPIN, dll )

6. Bila data sudah teregistrasi maka akan dicairkan pada awal bulan berikutnya dan dikirimkan notifikasi bahwa dana telah masuk.

7. Dana yang sudah ditransfer ke rekening dapat dicairkan langsung.

Program ini mulai dilaksanakan per 1 Agustus 2025. Bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini merupakan komitmen terbaru dari Menteri Keuangan, diperkuat oleh Pernyataan Presiden di hadapan semua Kepala Daerah se-Indonesia.

Selain itu, beliau juga mempertegas akan memperbarui APBN 2025 untuk direvisi memberikan "Bantuan Langsung" kepada masyarakat yang memasuki Usia Lanjut. Ternyata benar, rezeki itu datangnya tak diduga-duga.

Mari kita semua senantiasa bersyukur dan berterima kasih.Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, tulisan di atas dapat digolongkan dalam :

A. Ngelindur

B. Cerita mimpi

C. Cerita khayal

D. Kesambet

E. Semua jawaban benar

Pilihlah jawaban yang kamu anggap paling benar!

Selamat mengerjakan......!!!!🙏😄🙏Maaf, saya sendiri juga tadi serius bacanya...."

Akun itu menambahkan narasi, "mohon di baca dengan seksama...."

Lalu benarkah postingan pesan berantai peralihan program MBG ke bantuan pra-lansia?

Simak penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Prabowo Batalkan Program MBG Jadi Pendidikan Gratis Seumur Hidup pada April 2025

Presiden Prabowo Subianto kembali meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di sekolah, Senin (10/2/2025). (Biro Pers Kepresidenan).

Kabar tentang Presiden Prabowo Subianto membatalkan program makan bergizi gratis (MBG) dan mengubahnya jadi pendidikan gratis seumur hidup beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 13 April 2025.

Akun Facebook tersebut mengunggah gambar tangkapan layar artikel berjudul "Prabowo Akhirnya Batalkan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Jadi Pendidikan Gratis Sampai Seumur Hidup".

"Rakyat nyimak," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 4 kali direspons dan mendapat 3 komentar dari warganet.

Benarkah Presiden Prabowo membatalkan program BMG dan mengubahnya jadi pendidikan gratis seumur hidup pada April 2025? 

Simak penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Lowongan Kerja Bantu Program Makan Bergizi Gratis di Setiap Kecamatan

Cek Fakta lowongan kerja makan bergizi gratis

Beredar di media sosial postingan tautan lowongan kerja untuk membantu program makan bergizi gratis di setiap kecamatan. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 16 Desember 2024.

Berikut isi postingannya:

"RESMI DIBUKA!!!REKRUTMEN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS PROGRAM PRABOWO GIBRAN 2025!RESMI DIBUKA HARI INI

Posisinya sudah sesuai yang di jelasin digambar

Lowongan pekerjaan

Terbuka untuk

•Usia 18-50 tahun

•Lulusan SMA/sederajat, D3, S1/D4 dan S2.

•Gaji 3-15jta/Bulan

•Penempatan sesuai Domisili/Daerah Peserta

•Daftar Online sekarang juga Lebih Mudah

•Login dengan akun Telegram

•Klik Link yg sudah di sediakanIngat Pendaftaran Gratiisss!!!Daftar Sekarang Juga"

Postingan itu juga disertai poster penawaran gaji mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 7 juta.

Lalu benarkah postingan lowongan kerja untuk membantu program makan bergizi gratis di setiap kecamatan?

Simak penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya