Bakal Ada 8 Akses Menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang, Ini Daftarnya

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta adanya percepatan dalam pembukaan akses menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang

oleh Arief Rahman HDiperbarui 20 September 2025, 22:49 WIB
Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta adanya percepatan dalam pembukaan akses menuju stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang. Rencananya akan ada 8 akses menuju lokasi stasiun KCIC Karawang.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk bersinergi mempercepat penyediaan akses jalan dari dan ke Stasiun Kereta Cepat Karawang demi pelayanan transportasi umum yang lebih baik,” ujar Menhub Dudy dalam keterangan resmi, Sabtu (20/9/2025).

Adapun, 8 akses tadi meliputi akses 1 Exit Toll KM 42+000, akses 2 Jalan Kawasan, akses 3 Jembatan Cibeet, akses 4, 5, dan 6 Jalan Kawasan, akses 7 akses Trans Heksa Karawang sisi Utara, serta akses 8 Trans Heksa Karawang sisi Selatan.

Demi percepatan, Dudy meminta dukungan pendelegasian penetapan lokasi (penlok) dari Kantoh Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantah Karawang untuk akses 1-5. Kemudian, serta penetapan pemrakarsa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup kepada Dinas Bina Marga dari Gubernur Jawa Barat untuk akses 3-5.

Informasi, Kajian Polar UI memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh mencapai 32 ribu per hari. Sebanyak 18 ribu penumpang dari dan ke Stasiun Halim, Padalarang, juga Tegalluar, serta 14 ribu penumpang dari dan ke Stasiun Karawang. Angka ini bisa disumbang jika akses menuju stasiun kereta cepat telah beroperasi normal.

“Akses jalan ke stasiun haruslah mudah. Dengan begitu, mobilitas masyarakat semakin lancar dan penggunaan transportasi umum meningkat. Langkah ini juga akan membantu mengurangi kemacetan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” ujar Menhub Dudy.

 

Akses Stasiun KCIC Karawang

Stasiun Whoosh Karawang akan mulai melayani naik turun penumpang mulai 24 Desember 2024. Pembukaan ini sekaligus menjadi peningkatan layanan pada moment Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). (Tim Humas KCIC).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) bersama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), telah meresmikan Kereta Cepat Karawang untuk operasional Kereta Cepat Whoosh, Selasa (24/12/2024).

Guna menunjang operasional Stasiun Kereta Cepat Karawang, PT KCIC bakal membuka tiga jalan akses baru menuju stasiun baru tersebut. Antara lain, menuju Kota Deltamas di sisi barat, menuju PT Trans Heksa Karawang (THK) ke sisi timur, dan ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting (Japek).

Direktur Utama PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya berusaha mempercepat semua proses pembangunan jalan akses. Untuk akses menuju kawasan milik PT THK ditargetkan bisa rampung paling lambat Juli 2025.

 

Percepatan

Antrean pengecekan calon penumpang Whoosh di ruang tunggu keberangkatan Stasiun KCIC Halim, Sabtu, 25 Januari 2025. (dok. Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Namun, ia belum merinci lebih lanjut kapan dua akses lainnya bisa rampung. Baik menuju Kota Deltamas maupun ke gerbang tol (GT) baru yang berlokasi di Km 42 Tol Japek.

"Jadi kita berusaha untuk mempercepat semua proses pembangunan jalan akses, baik di Deltamas, kemudian THK (Trans Heksa Karawang) maupun Tol Exit (Km) 42," ujar Dwiyana di Stasiun Kereta Cepat Karawang, Selasa (24/12/2024).

"THK akses kita harapkan Juli tahun depan paling lambat kita bisa operasikan. Pokoknya secepat mungkin yang kita bisa lakukan," dia menambahkan.

 

Akses Sebelumnya

Foto udara memperlihatkan proyek Stasiun Karawang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Kabupaten Karawang, Rabu (17/5/2023). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Merujuk catatan PT KCIC, Untuk mengakses Stasiun Karawang saat ini, penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi dapat melalui Jl Badami kemudian masuk ke Jl Pasar Jati dan Jl Raya Pangkalan.

Sebagai alternatif, penumpang yang menggunakan kendaraan kecil dapat melalui Jl Trans Hexa Karawang kemudian masuk ke Jl Raya Pangkalan. Stasiun Karawang juga terkoneksi dengan jalan tol melalui Exit Tol Karawang Barat KM 47 Jakarta-Cikampek kemudian masuk ke Jl Trans Heksa Karawang.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya