Minat Investasi Masih Tinggi, DPK BBSI Tumbuh 214%

Setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi 5%, produk deposito perbankan digital semakin diminati masyarakat.

oleh Septian DenyDiterbitkan 17 September 2025, 10:21 WIB
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi 5%, produk deposito perbankan digital semakin diminati masyarakat. BI mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional pada Juni 2025 tumbuh 6,96% (yoy), jauh lebih tinggi dibanding Mei yang hanya naik 3,9% (yoy).

Tren positif tersebut juga tercermin pada kinerja PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), yang berhasil mencatatkan pertumbuhan DPK secara agresif. Hingga Agustus 2025, DPK Krom Bank mencapai Rp6,30 triliun, melesat 214% (yoy) dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2 triliun. Pertumbuhan tertinggi datang dari segmen tabungan (395%), diikuti giro (235%) dan deposito (187%).

Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap tabungan dan deposito menjadi penopang utama.

“Tabungan dan deposito Krom Bank memberikan kontribusi Rp6,28 triliun per Agustus 2025. Pertumbuhan ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan layanan cepat, fleksibel, dan aman,” ujarnya.

Krom Bank mengaitkan keberhasilan tersebut dengan strategi inovasi layanan dan kolaborasi ekosistem digital. Fokus pada pengalaman nasabah, khususnya generasi muda, membuat pertumbuhan akuisisi tetap kuat. Perusahaan juga menjaga likuiditas melalui strategi seimbang antara modal, DPK, dan penyaluran kredit.

 

Produk Unggulan

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Krom Bank menghadirkan dua produk unggulan, Krom Flex dan Krom Max. Krom Flex menawarkan bunga 6,5–7,75% per tahun tanpa penalti pencairan awal, di mana nasabah tetap mendapatkan bunga 6% meskipun menarik dana sebelum jatuh tempo.

Sementara Krom Max memberikan bunga hingga 8,25% per tahun, ditujukan bagi tujuan keuangan jangka panjang, dengan ketentuan bunga gugur jika pencairan dilakukan sebelum tenor berakhir.

Produk deposito Krom juga menawarkan fleksibilitas tenor mulai dari 14 hari hingga 1 tahun dengan setoran awal hanya Rp100.000. Nasabah dapat membuka hingga 40 pos deposito untuk memisahkan alokasi keuangan sesuai kebutuhan finansial.

 

Optimis Cetak Kinerja Positif di Akhir 2025

Nasabah tengah mengakses aplikasi PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), anak perusahaan Kredivo Group. (Dok Krom Bank)

Seluruh layanan, mulai dari pembukaan hingga pencairan, dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking, dengan pencairan dana yang masuk ke rekening dalam hitungan menit.

Anton menambahkan, strategi bisnis Krom Bank ke depan difokuskan pada akuisisi nasabah baru, kolaborasi dengan mitra strategis, diversifikasi produk digital, hingga penguatan konektivitas ekosistem.

“Kami optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan kinerja positif dan memberi dampak nyata bagi nasabah maupun masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya