Di Tengah Ancaman Siber, Pinjamin Perkuat Keamanan Data Pengguna

Dalam industri keuangan digital, keamanan informasi merupakan faktor kunci membangun kepercayaan publik.

oleh Arthur GideonDiperbarui 16 September 2025, 18:56 WIB
PT Progo Puncak Group berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS). (Dok Pinjamin)

Liputan6.com, Jakarta - PT Progo Puncak Group (Pinjamin), platform pinjaman daring (pindar) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS). Sertifikasi ini mencakup kebijakan, prosedur, praktik, hingga teknologi yang digunakan untuk melindungi data, dan telah dipegang Pinjamin sejak 2019.

Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Pinjamin dalam menjaga keamanan data pengguna di tengah meningkatnya ancaman siber.

Direktur Pinjamin Antonius Gunawan mengatakan, keberhasilan audit ulang ini bukan hanya pencapaian, tetapi bukti konsistensi perusahaan menjaga keamanan informasi seiring perkembangan teknologi.

"Dengan asesmen ISO 27001:2022, sistem internal kami semakin siap menghadapi tantangan keamanan siber, sekaligus menjaga kepercayaan pengguna," kata dia, Selasa (16/9/2025).

Dalam industri keuangan digital, keamanan informasi merupakan faktor kunci membangun kepercayaan publik. OJK melalui berbagai regulasi terus mendorong penyelenggara jasa keuangan agar menerapkan tata kelola yang kuat, termasuk perlindungan data.

Langkah proaktif Pinjamin ini pun sejalan dengan komitmen regulator dalam menciptakan ekosistem keuangan yang aman.

 

Jutaan Serangan Siber

Ilustrasi fintech. Dok: sbs.ox.ac.uk

Ancaman siber di Indonesia semakin kompleks, mulai dari pencurian data, phishing dengan modus pinjaman palsu, hingga serangan ransomware. Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, sepanjang Januari–Agustus 2024 terdapat 122,79 juta anomali trafik atau upaya serangan siber di Indonesia.

Pinjamin memastikan seluruh prosedur internal sesuai standar ISO 27001:2022 diterapkan secara konsisten guna menghadapi ancaman tersebut.

ISO 27001:2022 merupakan standar internasional yang menetapkan kerangka kerja menyeluruh untuk mengelola keamanan informasi, mulai dari pengelolaan aset data pengguna dan transaksi hingga kebijakan akses sistem yang ketat. Standar ini juga menekankan manajemen risiko siber, termasuk identifikasi dan mitigasi kebocoran data maupun serangan digital.

 

Standar Global

Audit independen menyatakan Pinjamin telah mengimplementasikan, memelihara, dan meningkatkan sistem keamanan informasi secara berkelanjutan sesuai standar global.

Langkah ini sejalan dengan arahan OJK agar setiap Penyelenggara Sistem Elektronik memiliki tata kelola keamanan informasi yang komprehensif sekaligus menerapkan prinsip perlindungan konsumen.

Dengan keberhasilan mempertahankan sertifikasi ini, Pinjamin memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan keuangan digital yang aman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya