Data Korban Luka dan Bangunan Rusak Buntut Kerusuhan Elelim Yalimo Dipicu Ucapan Menyinggung

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito memastikan situasi terkini di Elelim sudah dapat dikendalikan.

oleh Katharina JanurDiperbarui 16 September 2025, 16:36 WIB
Kerusuhan di Elelim Yalimo (Foto: Katharina Lita/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Kerusuhan terjadi di Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (16/9/2025) siang. Pemicu kerusahan karena ketersinggungan atas ucapan seorang pelajar SMA di Yalimo.

Akibat kerusuhan itu, kios, rumah dan mess polisi juga ikut terbakar. Bahkan sejumlah petugas juga terluka.

BACA JUGA: Penikaman Brutal Picu Amuk Massa di Irlandia Utara

"Sebanyak lima personel TNI-Polri mengalami luka, termasuk satu anggota Polres Yalimo yang mengalami luka akibat panah di bagian kepala," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).

Tidak hanya korban luka, peristiwa itu juga menyebabkan kerugian material. Total kios dan rumah yang terbakar yakni 30 kios dan rumah warga terbakar.

"Enam unit perumahan Polres Yalimo rusak, satu mess perwira Polres Yalimo dibakar, satu unit kendaraan operasional dirusak massa, satu ruang Reskrim Polres Yalimo rusak, 13 motor rusak dibakar massa dan Gedung SMA Negeri 1 Yalimo mengalami kerusakan berat," ujarnya.

Puluhan Bangunan Terbakar

Kerusuhan di Elelim Yalimo (Foto: Katharina Lita/Liputan6.com)

Tidak hanya korban luka, peristiwa itu juga menyebabkan kerugian material. Total kios dan rumah yang terbakar yakni 30 unit.

"Enam unit perumahan Polres Yalimo rusak, satu mess perwira Polres Yalimo dibakar, satu unit kendaraan operasional dirusak massa, satu ruang Reskrim Polres Yalimo rusak, 13 motor rusak dibakar massa dan Gedung SMA Negeri 1 Yalimo mengalami kerusakan berat," ujarnya.

Situasi Sudah Terkendali

Kerusuhan di Elelim Yalimo (Foto: Katharina Lita/Liputan6.com)

Cahyo menambahkan, situasi terkini di Elelim sudah dapat dikendalikan.

"Data korban jiwa dari masyarakat masih dalam proses verifikasi oleh Polres Yalimo, " kata Cahyo.

Polda Papua mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, serta tidak terpengaruh oleh isu provokatif atau ujaran kebencian yang beredar di media sosial.

“Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan penanganan situasi dan perkara kepada aparat pemerintah dan aparat keamanan yang bertugas di Kabupaten Yalimo,” katanya.

Kronologi Kerusuhan

Kerusuhan di Elelim dipicu insiden di lingkungan sekolah SMAN 1 Yalimo. Salah satu siswa, atas nama AB, diduga mengeluarkan ujaran yang menyinggung temannya yang juga merupakan siswa di kelas tersebut.

Ucapan ini memicu reaksi negatif dari beberapa siswa yang kemudian melakukan pemukulan terhadap murid AB.

Mediasi yang dilakukan di ruang guru, tak berhasil. Sejumlah siswa dan masyarakat setempat yang merasa terpancing oleh ucapan tersebut turut serta dalam aksi penganiayaan terhadap murid AB, bahkan menyerang guru yang berusaha melerai, hingga membakar rumah dan kios warga bahkan merembet ke asrama Polres Yalimo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya