Liputan6.com, Jakarta - PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) buka suara mengenai entitas anak Perseroan yakni PT Panca Global Sekuritas terkait isu pembobolan rekening dana nasabah (RDN).
Perseroan memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait pemberitaan di media massa pada 11 September 2025.
Advertisement
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/9/2025), Direktur PT Panca Global Kapital Tbk, Trisno Limanto menyatakan, entitas anak Perseroan yakni PT Panca Global Sekuritas (PGS) pada 9 September 2025 telah mengalami kejadian penarikan dana pada RDN secara berulang dan dilakukan dalam jangka waktu relatif singkat.
Kemudian melibatkan pengalihan dana dengan tujuan di luar rekening yang telah didaftarkan sebelumnya oleh Panca Global Sekuritas (whitelist) dengan dugaan transfer keluar melalui BCA Klik Bisnis. Mengenai kerugian akibat kejadian itu, manajemen masih melakukan verifikasi.
"Jumlah kerugian akibat kejadian tersebut, manajemen PGS masih melakukan verifikasi dan berkoordinasi dengan pihak Bank RDN," ujar dia.
Selain itu, manajemen PGS telah melakukan tindakan pada 10 September 2025 dengan mengembalikan dana pada rekening dana nasabah (RDN) yang terdampak.
Koordinasi dengan SRO
"Entitas anak pada saat ini juga telah melakukan tindakan menonaktifkan sistem yang diduga telah mengalami gangguan, sehingga berdampak pada akses platform perdagangan online. Tindakan ini dilakukan di bawah koordinasi SRO,” ujar dia.
Trisno menuturkan, hingga kini sedang dilakukan verifikasi menyeluruh dalam koordinasi dengan Self Regulatory Organization (SRO).
"Manajemen PGS senantiasa mengutamakan kepentingan para nasabah dan diupayakan semaksimal mungkin untuk tidak merugikan nasabah,” ujar dia.
Selain itu, Perseroan melalui entitas anak secara intensif mengupayakan pemenuhan segala kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal Indonesia.
Adapun RDN merupakan rekening yang dipakai nasabah untuk menampung dana yang akan dipakai dalam proses transaksi investasi di perusahaan efek atau sekuritas.
Respons BCA
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Central Asia Tbk I Ketut Alam Wangsawijaya menuturkan, pihaknya memastikan sistem BCA aman terkait RDN BCA di salah satu perusahaan sekuritas.
"Saat ini, BCA sedang melakukan investigasi mendalam terhadap kejadian tersebut, bersama-sama dengan perusahaan sekuritas terkait,” ujar dia seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Ia mengatakan, BCA telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan termasuk berkoordinasi dengan pihak sekuritas dan institusi penerima dana. BCA berkomitmen mendukung investigasi dari seluruh pihak terkait.
“BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis, serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah,” ujar dia.