Rugi GameStop Mengecil Berkat Investasi Bitcoin

Kenaikan harga Bitcoin sebesar 18% sejak awal Mei lalu turut menopang nilai kepemilikan aset GameStop.

oleh Nadjwa Dwi YulianitaDiterbitkan 10 September 2025, 18:00 WIB
GameStop mengumumkan telah membeli 4.710 Bitcoin senilai USD 500 juta, sejalan dengan kebijakan investasi yang mereka adopsi awal tahun ini. Logo GameStop, Ilustrasi. (Dok: Sean - The Verge)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan ritel gim kenamaan, GameStop, berhasil memangkas kerugian di kuartal II 2025 setelah membuat langkah berani dengan memborong Bitcoin.

Perusahaan ini membukukan kerugian bersih sebesar USD 18,5 juta untuk kuartal yang berakhir 2 Agustus, jauh lebih baik dibandingkan rugi USD 44,8 juta pada tiga bulan sebelumnya.

Dikutip dari Yahoo Finance, Rabu (10/9/2025), kerugian yang menyempit ini didukung oleh keuntungan yang belum direalisasi sebesar USD 28,6 juta dari investasi Bitcoin.

GameStop mengumumkan telah membeli 4.710 Bitcoin senilai USD 500 juta, sejalan dengan kebijakan investasi yang mereka adopsi awal tahun ini. Pada akhir kuartal, nilai aset Bitcoin tersebut melesat menjadi USD 528,6 juta.

Langkah ini menjadikan GameStop sebagai salah satu dari segelintir perusahaan publik yang mendiversifikasi asetnya ke mata uang digital.

Posisi ini menempatkan laporan keuangan mereka menjadi lebih sensitif terhadap fluktuasi pasar kripto. Kenaikan harga Bitcoin sebesar 18% sejak awal Mei lalu turut menopang nilai kepemilikan aset GameStop.

 

Perombakan Besar

Ilustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

GameStop, yang berbasis di Grapevine, Texas, ini tengah melakukan perombakan besar di bawah kepemimpinan Chairman Ryan Cohen. Perusahaan berhasil mengumpulkan dana tunai sebesar USD 2,7 miliar melalui penjualan obligasi konvertibel awal tahun ini dan melepas beberapa unit bisnis internasionalnya di Kanada dan Prancis.

Meski berhasil memangkas kerugian, pendapatan perusahaan tetap menurun menjadi USD 673,9 juta dari USD 732,4 juta pada kuartal sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh lesunya penjualan perangkat keras dan gim.

Namun, ada secercah harapan dari penjualan barang-barang koleksi, seperti kartu dan merchandise budaya pop, yang menyumbang hampir sepertiga dari total penjualan.

 

Saham GameStop

Pada penutupan kuartal, GameStop tercatat memiliki aset tunai dan setara kas sebesar USD 6,1 miliar, di luar aset digitalnya.

Kerugian operasional perusahaan juga menyempit dari USD 10,8 juta menjadi USD 9,2 juta pada kuartal sebelumnya berkat efisiensi biaya penjualan dan administrasi.

Setelah laporan dirilis, saham GameStop naik 1,5% dan melonjak 5,7% menjadi USD 24,94 dalam perdagangan setelah jam kerja. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya