GUNA Bakal Bangun Dua Pabrik Baru, Fokus Ekspansi dan Akuisisi Regional

Selain fokus pada ekspansi domestik, PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) juga membuka peluang akuisisi strategis.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 09 September 2025, 14:15 WIB
PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) menyiapkan sejumlah langkah ekspansi bisnis dalam dua tahun mendatang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Gunanusa Eramandiri Tbk. (GUNA) menyiapkan sejumlah langkah ekspansi bisnis dalam dua tahun mendatang. Perseroan berencana membangun dua fasilitas baru sekaligus menjajaki peluang akuisisi di dalam maupun luar negeri.

Direktur Utama GUNA, Ivan Cokro Saputra, mengatakan pembangunan pabrik pertama akan dilakukan di Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut akan difungsikan untuk menambah kapasitas sekaligus menyatukan tiga pabrik yang sudah ada menjadi satu lokasi.

“Untuk rencana 2 tahun ke depan, kita akan membangun 2 pabrik, yang pertama adalah di Kitik, di daerah Cikarang, yaitu adalah untuk memperluas kapasitas kita, menambah kapasitas, dan juga sekaligus kita akan menyatukan yang 3 pabrik kita yang ada di Cikarang untuk menjadi 1, karena untuk efisiensi. Dan pabrik kedua kita akan membangun di Tati, Jawa Tengah, ini adalah untuk mendiversifikasi produk baru, yaitu adalah Fruit Puree,” ujar Ivan dalam konferensi pers Pubex Live 2025, Selasa (9/9/2025).

Selain fokus pada ekspansi domestik, perseroan juga membuka peluang akuisisi strategis. Ivan menuturkan, meski belum ada rencana akuisisi dalam satu tahun ke depan, perseroan mulai menjajaki potensi di kawasan regional, termasuk peluang kepemilikan pabrik di Vietnam.

 

Perluas Pasar Ekspor

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

“Untuk dalam waktu dekat, kami belum ada rencana dalam setahun. Tapi memang kami sedang dalam proses menjajaki untuk bereksplorasi. Ada perusahaan-perusahaan yang kami bisa akuisisi, terutama kita akan tetap fokus di core kami yaitu untuk memperkuat ingredients,” jelasnya.

Di sisi lain, GUNA juga terus memperluas pasar ekspor. China menjadi fokus utama dengan adanya peluang dari kondisi perang dagang dengan Amerika Serikat. Perseroan telah mengantongi sertifikasi GACC yang memungkinkan ekspor produk ke Negeri Tirai Bambu. Saat ini, GUNA baru melakukan uji coba pengiriman, namun hasilnya diharapkan bisa terealisasi secara signifikan pada tahun depan.

Ivan menegaskan, strategi utama GUNA tetap pada konsistensi kualitas produk. Hal itu menjadi kunci perusahaan dalam bersaing di pasar regional maupun global, termasuk dengan produk serupa asal Amerika.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya