Daftar Nama Menteri yang Disebut Kena Reshuffle Kabinet, Ini Penjelasan Mensesneg

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan pada sore hari ini Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet.

oleh Putu Merta Surya PutraNanda Perdana PutraDiperbarui 08 September 2025, 15:51 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresiedenan Jakarta, Kamis (21/8/2025). (Foto: Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Liputan6.com, Jakarta Beredar kabar sejumlah nama menteri bakal terkena reshuffle kabinet. Dari informasi yang diterima Liputan6.com, Budi Gunawan dicopot dari jabatan Menko Polkam. Posisinya akan diisi dan dirangkap oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Nama lain, Menpora akan digantikan oleh Puteri Anetta Komarudin, Lalu Menkop akan dijabat rangkap oleh Maman Abdurrahman.

Adapun ada 1 menteri dan Wamen yang akan dilantik di kementerian baru, yaitu Kementerian Haji dan Umroh.

Terkait hal itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan sore hari ini Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinetnya.

"Sesuai dengan pembahasan oleh DPR berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang Haji, maka kemudian pemerintah dan Bapak Presiden telah menandatangani pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, sekaligus Bapak Presiden telah menandatangani Keputusan Presiden tentang pengangkatan menteri dan wakil menteri yang akan menjabat di Kementerian Haji Dan Umrah yang rencananya akan dilakukan pelantikan pada sore hari ini," kata dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

 

 

5 Kementerian Kena

Prasetyo juga menuturkan, reshuffle kabinet juga dilakukan di 5 kementerian lainnya, yakni Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian, diantaranya; Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga," ungkap dia.

"Satu adalah kementerian yang baru, dan lima terjadi perubahanan susunan yang menjabat, maka pada sore hari ini akan dilakukan pelantikan di Istana Negara, sambungnya.

Sejumlah Tokoh Tiba di Istana

Isu Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melakukan reshuffle kabinet Merah Putih menguat pada Senin (8/9/2025) sore. Sejumlah tokoh sudah datang ke Istana Negara, Jakarta di tengah kabar perombakan kabinet.

Mereka yang sudah hadir di antaranya Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantoro, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa dan Anggota Komisi XII DPR Muchtarudin.

Gus Irfan mengaku ditelepon Seskab Teddy Indra Wijaya pada pukul 14.00 WIB. Dia mengatakan diminta Presiden Prabowo untuk hadir di Istana pukul 15.00 WIB.

"Saya baru ditelepon tadi jam 2 oleh Letkol Teddy, diminta datang ke Istana jam 3 pakai jas dasi," kata Gus Irfan di lokasi.

Lebih lanjut, Gus Irfan mengklaim belum mengetahui agenda pemanggilannya ke Istana. Dia menolak berspekulasi pemanggilan sejumlah tokoh ini jelang reshuffle kabinet.

"Kemungkinan segala macam ada tapi ya kita tunggu nanti lah," ujar dia.

Reaksi Budi Arie

Salah satu nama yang disebut-sebut akan diganti adalah Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. Budi Arie Setiadi menjawab kabar reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo.

"Itu hak prerogatif Presiden," kata Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Sementara mengenai kabar penggabungan kembali kementeriannya dengan Kementerian UMKM, Budi mengaku tidak tahu menahu.

"Ah kamu bikin isu sendiri, ini sudah dipisah, enggak-enggak,” kata dia.

Saat ditanya apakah Budi akan merapat ke istana siang ini, Budi mengaku tidak tahu dan mau fokus bekerja.

"Kita kerja saja ngurus rakyat ya,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya