OJK: Pubex Live 2025 jadi Momen Tingkatkan Transparansi Emiten

Pubex Live 2025 akan menghadirkan 44 perusahaan tercatat atau emiten.

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 08 September 2025, 10:38 WIB
Layar sekuritas menunjukkan data-data saat kompetisi Trading Challenge 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (7/12). Kompetisi Trading Challenge 2017 ini sebagai sarana untuk menciptakan investor pasar modal berkualitas. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan Public Expose (Pubex) Live 2025 bukan hanya acara seremonial, melainkan simbol komitmen bersama untuk memperkuat pasar modal Indonesia. Acara ini juga bertepatan dengan peringatan 48 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK Eddy Manindo Harahap menuturkan, kegiatan Pubex Live merupakan bentuk transparansi dan tata kelola yang baik dari perusahaan tercatat dalam menyampaikan informasi terkini terkait kinerja dan prospek bisnis kepada publik.

“Public Expose Live 2025 bukan hanya sekedar acara seremonial, melainkan menjadi simbol dari komitmen kita bersama untuk memperkuat pasar modal Indonesia, terutama dalam mendorong transparansi dan inklusi di tengah masyarakat,” ujarnya dalam seremoni pembukaan Pubex Live 2025, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, Pubex Live 2025 akan berlangsung selama empat hari dengan menghadirkan 44 perusahaan tercatat. Melalui kegiatan ini, investor mendapatkan informasi yang lengkap mengenai kinerja serta prospek emiten yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan investasi.

“Kegiatan Public Expose Live 2025 ini yang akan dilaksanakan dalam 4 hari ke depan menjadi salah satu sarana penyampaian informasi yang transparan dari emiten kepada investor,” katanya.

 

 

Tata Kelola

Peserta mengikuti cara berinvestasi Mandiri Skuritas di Bursa Efek Jakarta, Selasa (17/11). Mandiri Sekuritas terus mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Selain itu, OJK juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, khususnya transparansi penggunaan dana hasil penawaran umum dan tanggung jawab manajemen dalam mengelolanya. 

Penerapan prinsip ini dinilai krusial dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan.

Diikuti 44 Perusahaan Tercatat

Pekerja tengah melintas di dekat papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/12/2017), IHSG menguat 41,60 poin atau 0,66 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi membuka gelaran Public Expose Live (Pubex Live) 2025 yang berlangsung pada 8–12 September 2025. 

Iman menyebutkan, tahun ini terdapat 44 perusahaan tercatat yang siap memaparkan kinerja serta rencana bisnis ke depan. Dia menuturkan, kegiatan ini bukan hanya menjadi wadah bagi perusahaan untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi, tetapi juga menjadi sarana bagi investor untuk mengenal lebih dekat kondisi terkini emiten.

“Pada Public Expose Live 2025 ini, terdapat 44 perusahaan tercatat yang telah siap memaparkan kinerja dan rencana perusahaan ke depan, sekaligus menjadi momen untuk lebih mengenal kondisi terkini perusahaan tercatat. Kami berharap dengan rangkaian kegiatan ini dapat semakin menunjukan tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal,” ujar Iman dalam seremoni pembukaan Pubex Live 2025, Senin (8/9/2025)..

 

Investor Pasar Modal

Peserta memantau monitor bursa saham pasar modal di Bursa Efek Jakarta, Selasa (17/11). Hal ini sejalan dengan salah satu inisiatif pemerintah melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni menambah jumlah investor pasar modal. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Iman juga menyinggung perkembangan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Enam tahun lalu jumlah investor masih berkisar 2,4 juta, sementara saat ini telah menembus lebih dari 18 juta investor. 

Lonjakan tersebut didorong oleh kemajuan teknologi digital dan maraknya edukasi online yang ditawarkan berbagai sekuritas maupun lembaga keuangan.

Dengan Pubex Live 2025 yang diselenggarakan secara virtual, BEI optimistis penyebaran informasi akan menjangkau lebih luas dan mendalam, sehingga dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan investasi secara tepat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya