Rekomendasi Ahli soal Cara Aplikasikan Produk Perawatan Kulit agar Tak Cepat Menua

Cara mengaplikasikan produk perawatan kulit sama pentingnya dengan memperhatikan kandungan dalam produk perawatan yang dipakai agar kesehatan kulit terjaga dengan baik.

oleh Naura RizkiawanDiterbitkan 22 September 2025, 11:30 WIB
Mengaplikasikan serum untuk perawatan maksimal/copyright freepik.com/freepik

Liputan6.com, Jakarta - Layaknya mandi atau menggosok gigi, mengaplikasikan produk perawatan kecantikan adalah salah satu tugas rutin perawatan kulit yang berulang. Kebanyakan orang lebih memperhatikan produk yang digunakan daripada cara mengaplikasikannya.

Padahal, penggunaan teknik yang salah berpotensi menghilangkan manfaat produk perawatan kulit Anda dengan menyebabkan kerusakan kulit atau mempercepat penuaan. Menurut Dr. Stephanie Ho, konsultan dermatologis di Stephanie Ho Dermatology, Anda perlu berhati-hati jika terbiasa mengoleskan toner atau pelembap terlalu keras ke kulit.

"Manipulasi kulit wajah yang berulang dan kasar saat mengaplikasikan produk perawatan kulit dapat merusak serat kolagen dan elastin, mengganggu fungsi fibroblas, dan mempercepat penuaan dini, yang mengakibatkan gejala seperti kulit kendur dan kerutan," kata Dr. Ho, mengutip CNA Lifestyle, Sabtu, 6 September 2025.

Tanda-tanda kerusakan itu, kata dia, terutama mungkin muncul di area kulit yang sangat sensitif, seperti di sekitar mata. Dr. Shirley Kwee, direktur medis Cambridge Medical Group, menambahkan bahwa efek tersebut tidak muncul dalam jangka pendek. 

"Meskipun menggosok sesekali kecil kemungkinannya menyebabkan kerusakan yang terlihat, mengaplikasikan perawatan kulit terlalu kuat atau menggunakan teknik yang tidak tepat terus-menerua dapat menyebabkan kerusakan selama bertahun-tahun."

Bagaimana Cara Mengaplikasikan Produk Perawatan Kecantikan yang Tepat?

7 tips sederhana untuk membantu menjaga kulit tetap kencang dan sehat. (Foto/Dok: freepik)

Dr. Ho pun menjelaskan cara mengaplikasikan produk dengan benar, yakni dengan gerakan lembut. "Gunakan gerakan ringan ke atas dan ke luar. Hal ini membantu melawan gravitasi dan menjaga kekencangan kulit," katanya.

Selanjutnya, aplikasikan produk mulai dari bagian tengah wajah dan bergerak ke luar. Hal itu mendorong drainase limfatik dan mengurangi bengkak. "Fokuslah untuk mengaplikasikan produk dengan sentuhan lembut yang terasa nyaman dan suportif pada kulit," ucapnya.

Untuk area bawah mata yang lebih tipis dan sensitif, Dr. Kwee menyarankan untuk cukup mengoleskan produk menggunakan jari manis. Hal itu membantu memberikan tekanan yang lebih ringan. Anda juga bisa menepuk atau menekan produk dengan ringan ke kulit karena dinilai lebih lembut dan dapat mengurangi gesekan yang tidak perlu, terutama pada kulit sensitif.

Dr. Kwee menambahkan, "Melapiskan produk dalam urutan yang benar, dari konsistensi paling tipis hingga paling tebal, juga memastikan penyerapan dan efektivitas yang optimal."

Ditepuk, Bukan Digosok

Wanita sedang memakai skincare. (dok. Unsplash/Laura Jaeger)

Dr. Kwee menyebut gerakan menepuk lebih memungkinkan produk meresap tanpa merusak lapisan pelindung kulit atau menyebabkan iritasi mikro. "Meskipun perbedaan penyerapan mungkin tidak terlalu signifikan untuk semua produk, terutama produk dengan daya serap tinggi, hal ini tentu membantu meningkatkan toleransi dan mengurangi risiko manipulasi kulit yang berlebihan."

Gerakan menyapu atau memutar juga tidak masalah, asalkan dilakukan dengan lembut dan hati-hati. Dr. Kwee mengatakan, "Anggaplah ini sebagai panduan untuk mengaplikasikan produk, bukan memijatnya dengan kuat. Gunakan tekanan ringan hingga sedang, secukupnya untuk meratakan produk di kulit tanpa menarik atau menyeret. Kesalahan umum adalah menggunakan terlalu banyak tekanan dengan anggapan 'lebih banyak lebih baik'."

Sementara, gerakan menggosok atau yang menimbulkan gesekan pada kulit lebih berpotensi menyebabkan iritasi kulit yang mengakibatkan kemerahan dan rasa tidak nyaman. Hal itu bisa mempercepat tanda-tanda penuaan. "Menggosok terlalu lama atau terlalu kuat juga dapat memicu respons peradangan pada kulit," kata Dr. Ho.

Menggunakan Alat Lebih Amankah?

Terlalu banyak layering, terutama tanpa memahami kebutuhan kulit, bisa membuat wajah terlihat lelah dan tidak sehat. (foto/dok: freepik)

Dengan semakin populernya alat dan perangkat pijat wajah, banyak dari kita juga menggunakannya untuk meningkatkan efek dan aplikasi produk perawatan kulit. Namun, apakah penggunaan rol wajah, guasha, atau alat akupresur, dan perangkat elektronik wajah menawarkan cara yang lebih baik untuk mengaplikasikan produk perawatan kulit ke kulit, atau justru dapat menimbulkan tekanan mekanis?

Dr. Ho menjelaskan, "Alat-alat wajah tersebut dapat bermanfaat bagi kulit dengan meningkatkan sirkulasi darah, melancarkan drainase limfatik, dan mengurangi bengkak, serta berpotensi meningkatkan penyerapan produk. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pijat wajah secara teratur dapat membantu mengencangkan kulit dan mengurangi kerutan seiring waktu."

Ia menambahkan, "Alat-alat tersebut mungkin memiliki efek pengencangan dan pengencangan sementara pada kulit, tetapi tidak ada bukti ilmiah bahwa alat-alat tersebut dapat 'merampingkan' wajah atau memiliki efek pengencangan permanen pada kulit yang kendur." Meskipun alat-alat wajah tersebut dapat menawarkan manfaat perawatan kulit tertentu, alat-alat tersebut mungkin tidak lebih lembut di kulit.

Infografis Macam-Macam Perawatan Kecantikan Terkini. (Dok: Liputan6.com/abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya