Aksi 20 Detik di Pagi Sibuk, Ditinggal Ambil Sapu, Sepeda Motor Raib Digondol Maling

Nasib apes dialami Masud (59), seorang tukang parkir minimarket di Bandar Lampung. Sepeda motornya raib saat ditinggal beberapa detik mengambil sapu.

oleh Ardi MuntheDiperbarui 03 September 2025, 17:39 WIB
Masud (59), tertunduk lemas saat kehilangan sepeda motor. (Liputan6.com/ Ardi Munthe)

 

Liputan6.com, Lampung - Nasib apes dialami Masud (59), seorang tukang parkir minimarket yang ada di Jalan Cut Mutia, Kelurahan Gulak-galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung. Baru saja bersiap menjalani rutinitas, dalam hitungan detik sepeda motor miliknya raib digondol maling. Yang lebih apes, di dalam sepeda motor miliknya itu ada uang Rp2 juta yang ia sisihkan dari hasil jadi tukang parkir dan kartu identitas anaknya. 

"Saya cuma ambil sapu di balik pintu. Pas keluar, maling sudah duduk di atas motor. Saya kejar sambil teriak, langsung kabur," kata Masud, dengan suara bergetar saat ditemui di tempat bekerjanya, Rabu (3/9/2025).

 

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) minimarket memperlihatkan betapa cepat aksi curanmor itu berlangsung. Pukul 07.05 WIB, dua orang datang berboncengan.

Satu pelaku pencurian sepeda motor langsung meraih motor Beat berpelat BE 2590 AID milik Masud, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor lain. Tak sampai 20 detik, mereka melaju kencang meninggalkan lokasi.

Masud yang panik berusaha mengejar dengan sapu di tangan, tapi langkahnya sia-sia. Jalanan yang ramai justru jadi saksi bisu bagaimana motor yang baru dibelinya pada 2024 itu berpindah tangan ke para pencuri.

 

Air Mata di Tempat Kerja

Meski tengah tertimpa musibah, Masud tetap menjalankan tugasnya hingga malam. Dalam rekaman amatir warga, pria paruh baya itu terlihat duduk di tepi parkiran, menangis menahan sesak.

"Saya enggak bisa pulang, Pak. Motor hilang, mau naik ojek sudah kemalaman. Saya juga enggak bisa tidur mikirin angsuran," ujarnya lirih.

Bagi Masud, kehilangan motor bukan sekadar kehilangan alat transportasi. Itu adalah penopang hidupnya sehari-hari, juga simbol kerja kerasnya mencicil sedikit demi sedikit dari hasil menjaga parkiran.

Masud hanya bisa berharap agar polisi segera menemukan pelaku dan mengembalikan motornya.

"Saya minta tolong, semoga motor bisa ketemu. Itu harapan saya," tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Utara AKP Martoyo, membenarkan laporan pencurian tersebut.

"Kasusnya sudah kami terima, anggota juga sudah ke lokasi. Saat ini masih dalam penyelidikan," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya