60 Pelajar Hendak Demo di DPR Dicegat Polisi di Stasiun Bogor

Berdasarkan keterangan yang didapat, kata Aji, para pelajar dari Kabupaten dan Kota Bogor ini berniat mengikuti demonstrasi setelah mendapat ajakan dari media sosial.

oleh Achmad SudarnoDiperbarui 28 Agustus 2025, 17:22 WIB
Puluhan pelajar SMP di Bogor, Jawa Barat, yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI diamankan polisi. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan pelajar SMP di Bogor, Jawa Barat, yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI diamankan polisi, Kamis (28/8/2025). Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Rizaldi Nugroho mengatakan sebanyak 60 pelajar itu diamankan di Stasiun Bogor.

"Mereka diamankan sebelum berangkat ke Jakarta dengan menggunakan KRL," kata Aji.

Aji menyampaikan para pelajar tingkat SMP dan SMA itu dicegat polisi sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang didapat, kata Aji, para pelajar dari Kabupaten dan Kota Bogor ini berniat mengikuti demonstrasi setelah mendapat ajakan dari media sosial.

"Menurut keterangan dari beberapa pelajar mengakui ada ajakan. Kami masih dalami siapa yang memerintahkan atau mengajak mereka," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan rencananya mereka akan menjalani test urine. "Setelah itu kami akan memanggil orang tua dan pihak sekolah masing-masing siswa tersebut," jelasnya.

 

Pantau Sejumlah Titik

Sementara itu, anggota Satgas Pelajar Kota Bogor, Martin mengungkapkan pihaknya bersama dengan jajaran kepolisian telah memantau sejumlah titik yang disinyalir sebagai tempat pertemuan hingga lokasi keberangkatan mereka ke ke Jakarta.

"Terdeteksi ada segorombolan pelajar di Stasiun Bogor. Lalu kami datangi dan dilakukan pemeriksaan. Mereka pelajar dari sekolah yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor meliputi SMK, SMA dan MTS," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 60 siswa yang terjaring, beberapa di antaranya mengakui hendak pergi ke Jakarta untuk melakukan aksi demo.

 

History Chatting

Pernyataan mereka dibuktikan dengan atribut yang mereka bawa serta history chatting di ponselnya masing-masing.

"Barang yang ditemukan salah satunya ada pasta gigi yang disimpan di tas para pelajar, dengan pengakuan mereka akan digunakan pada saat mengikuti aksi," paparnya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya