Liverpool Bisa Pertahankan Gelar Premier League? Kok Rasanya Meragukan

Jamie Carragher meragukan peluang Liverpool mempertahankan gelar Premier League, sementara Gary Neville justru yakin Arsenal bisa bersaing ketat dengan City.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Agustus 2025, 16:11 WIB
Mohamed Salah tak hanya membantu Liverpool menjuarai Premier League musim ini, tetapi juga mendapatkan penghargaan pribadi. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta Awal musim Premier League belum sepenuhnya meyakinkan bagi Liverpool. Meski berhasil meraih kemenangan di laga perdana, penampilan pasukan Arne Slot masih menimbulkan tanda tanya besar. Pertahanan yang rapuh menjadi sorotan utama.

Legenda klub, Jamie Carragher, bahkan mengaku kurang yakin dengan peluang Liverpool mempertahankan gelar juara. Menurutnya, masalah di lini belakang sudah terlihat sejak pramusim hingga laga kompetitif. Situasi ini membuatnya lebih pesimis dibanding sebelumnya.

Di sisi lain, eks Manchester United Gary Neville menilai Arsenal memiliki kesempatan besar untuk menutup musim sebagai juara. Ia menekankan konsistensi sebagai modal utama tim asuhan Mikel Arteta untuk bersaing dengan Liverpool dan Manchester City.


Carragher Ragukan Liverpool

Selebrasi Hugo Ekitike usai mencetak gol di laga Crystal Palace vs Liverpool di Community Shield di Stadion Wembley, Minggu (10/08/2025). (AP Photo/Dave Shopland).

Liverpool membuka musim dengan kemenangan 4-2 atas Bournemouth. Namun, kemenangan itu tidak lepas dari gol telat Federico Chiesa di menit ke-88 yang menyelamatkan tim dari hasil imbang.

Sebelum laga tersebut, Liverpool kalah adu penalti di Community Shield melawan Crystal Palace. Dalam pertandingan itu, The Reds kembali menunjukkan kelemahan dengan kebobolan dua gol.

Carragher menilai catatan itu bukan kebetulan, karena sejak pramusim Liverpool hanya mencatat satu clean sheet dari 13 laga. Bahkan, saat tur pramusim di China, mereka kalah dari AC Milan dengan kebobolan empat gol.


Analisis Carragher

Pemain Liverpool, Federico Chiesa (kiri), merayakan kemenangan timnya atas Bournemouth bersama Arne Slot pada pekan 1 Premier League 2025/2026 di Anfied, Sabtu (16/8/2025) dini hari WIB. (Paul ELLIS / AFP)

Carragher secara terbuka mengungkapkan keraguannya terhadap peluang Liverpool. Ia menyebut:

"Saya kurang yakin [Liverpool juara]. Bukan hanya karena laga akhir pekan ini, tapi juga Community Shield dan pertandingan pramusim melawan AC Milan."

Menurutnya, ada tanda-tanda yang mengkhawatirkan dalam permainan Liverpool. Ia tak menyangka kelemahan yang terlihat saat melawan Palace di Community Shield muncul lagi di laga resmi Premier League.

Meski awalnya menilai Arsenal sebagai pesaing terkuat Liverpool, Carragher justru terkesan dengan performa Manchester City. Ia bahkan menyebut City bisa menjadi penantang utama dalam perebutan gelar musim ini.


Neville Dukung Arsenal

Berbeda dengan Carragher, Gary Neville memberi penilaian lebih positif pada Arsenal. Menurutnya, The Gunners punya kapasitas untuk akhirnya menjuarai Premier League setelah dua musim terakhir terus finis sebagai runner-up.

Neville menjelaskan bahwa Arsenal tampil konsisten dengan raihan poin tinggi. Menurutnya, faktor itu sangat penting dalam persaingan ketat melawan tim besar seperti Liverpool dan Manchester City.

"Saya sulit memisahkan tiga tim itu, tapi pada akhirnya saya pilih yang selalu saya andalkan tiga tahun terakhir," ujar Neville. "Mereka bisa diandalkan, solid, dan konsisten. Itu yang membuat saya yakin Arsenal sudah lebih kuat."

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya