5 BUMN dengan Pendapatan Paling Jumbo, Siapa Punya Komisaris Terbanyak?

Terlalu Banyak Komisaris: Prabowo menegaskan komisaris BUMN harus dikurangi, maksimal 6 orang, dan tidak mendapat tantiem jika perusahaan rugi.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 18 Agustus 2025, 06:30 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada 15 Agustus 2025. (Ajeng Dinar Ulfiana/POOL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai sarat masalah tata kelola. Salah satu sorotan utamanya adalah jumlah komisaris yang dianggap terlalu berlebihan.

Dalam penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan di Sidang Paripurna DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025), Prabowo menegaskan telah menugaskan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk membenahi kinerja BUMN.

“Perusahaan rugi, komisarisnya banyak sekali. Saya akan potong setengah jumlah komisaris, paling banyak enam orang, kalau bisa cukup empat atau lima. Serta saya hilangkan tantiem,” tegas Prabowo.

Kritik Tajam Soal Tantiem Komisaris

Prabowo mengungkapkan ada komisaris yang hanya rapat sebulan sekali, tetapi tetap mendapatkan tantiem hingga Rp40 miliar setahun. Menurutnya, praktik tersebut tidak masuk akal, apalagi jika perusahaan yang diawasi justru merugi.

Ia pun menegaskan, direksi maupun komisaris BUMN tidak boleh menerima tantiem apabila kinerja perusahaan tidak menghasilkan keuntungan. Jika ada pihak yang keberatan dengan kebijakan itu, Prabowo Subianto meminta mereka untuk mengundurkan diri.

 

 

Daftar BUMN dengan Pendapatan dan Laba Terbesar

Gedung Kementrian BUMN. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berkaca dari pernyataan Presiden Prabowo tersebut, Liputan6.com mencoba menelusuri jumlah komisaris dari BUMN dengan pendapatan dan laba terbesar di Indonesia.

Dalam Laporan terbaru Fortune Indonesia, lima BUMN dengan laba terbesar adalah sebagai berikut:

  1. Bank Rakyat Indonesia: Rp 60,15 triliun
  2. Bank Mandiri: Rp 55,78 triliun
  3. Pertamina: Rp 50,52 triliun
  4. MIND ID: Rp 36,53 triliun
  5. Telkom Indonesia: Rp 23,65 triliun.

Masih dalam laporan yang sama, Berikut ini lima BUMN dengan pendapatan terbesar:

  1. Pertamina: Rp 1.217 triliun
  2. PLN: Rp 545 triliun
  3. BRI: Rp 275 triliun
  4. Bank Mandiri: Rp 207 triliun
  5. Telkom Indonesia: Rp 150 triliun.

Mari kita lihat jumlah komisaris masing-masing BUMN ini.

Pertamina

Gedung PT Pertamina di Jakarta. Foto: Pertamina
  1. Komisaris Utama & Independen: Mochammad Iriawan
  2. Wakil Komisaris Utama: Todotua Pasaribu
  3. Komisaris Independen: Condro Kirono
  4. Komisaris Independen : Raden Ajeng Sondaryani
  5. Komisaris Independen : Nanik S. Deyang
  6. Komisaris : Bambang Suswantono
  7. Komisaris : Heru Pambudi

PLN

Gedung PLN. Dengan kondisi efisiensi dan optimalisasi capital expenditure (Capex), PLN mampu memitigasi faktor eksternal yang berdampak pada keuangan PLN. Dari sisi pengelolaan utang, PLN mampu menurunkan utang dari Rp 451 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp 417 triliun pada Juni 2022. PLN memprediksi bisa mengurangi beban utang Rp 5 triliun per tahun. (Dok. PLN)
  1. Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
  2. Suahasil Nazara sebagai Wakil Komisaris Utama
  3. Aminuddin Ma'ruf sebagai Komisaris
  4. Dadan Kusdiana sebagai Komisaris
  5. Jisman Parada Hutajulu sebagai Komisaris
  6. Bambang Eko Suhariyanto sebagai Komisaris
  7. Yazid Fanani sebagai Komisaris Independen
  8. Mutanto Juwono sebagai Komisaris Independen
  9. Andi Arief sebagai Komisaris Independen
  10. Ali Masykur Musa sebagai Komisaris Independen.

BRI

Gedung BRI Jl. Jenderal Sudirman Kav.44-46, Jakarta 10210.
  1. Komisaris Utama/Independen: Kartika Wirjoatmodjo
  2. Wakil Komisaris Utama/Independen: Parman Nataatmadja
  3. Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
  4. Komisaris: Helvi Yuni Moraza
  5. Komisaris Independen: Edi Susianto
  6. Komisaris Independen: Lukmanul Hakim

Bank Mandiri

Gedung bank mandiri (c) Bank mandiri
  1. Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto
  2. Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali
  3. Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
  4. Komisaris: Luky Alfirman
  5. Komisaris: Yuliot
  6. Komisaris Independen: Mia Amiati
  7. Komisaris Indepanden: Zulkifli Zaini

Telkom Indonesia

Ilustrasi gedung Telkom/Istimewa.
  1. Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
  2. Komisaris: Ossy Dermawan
  3. Komisaris: Ismail
  4. Komisaris: Rionald Silaban
  5. Komisaris: Silmy Karim
  6. Komisaris Independen: Yohanes Surya
  7. Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
  8. Komisaris Independen: Rizal Mallarangeng

MIND ID

Dokumentasi anggota MIND ID di lapangan. (Credit: MIND ID)
  1. Komisaris Utama: Fuad Bawazier
  2. Komisaris: Astera Primanto Bhakti
  3. Komisaris: Tri Winarno
  4. Komisaris: Muhammad Fadil Imran
  5. Komisaris Independen: Grace Natalie
  6. Komisaris Independent: Carmelita Hartoto
  7. Komisaris Independen : Nugroho Widyotomo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya