Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Desa Tuwiri Kulon di Tuban Jatim

Warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur harus berusaha keras untuk mendapatkan air bersih.

oleh Tim NewsDiperbarui 12 Agustus 2025, 09:44 WIB
Banyak desa di Indonesia yang masih membutuhkan air bersih, mari bersama membangun bak penampung dan pipanisasi. (Ilustrasi: i.huffpost.com)

Liputan6.com, Jakarta - Selama puluhan tahun, warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur harus berusaha keras untuk mendapatkan air bersih.

Hal itu dikarenakan terbatasnya sumber air, kondisi air tanah yang terlalu dalam, serta jarak sumber air permukaan jauh, sehingga memaksa warga mengandalkan air hujan untuk disimpan saat musim penghujan, dan membeli air dari mobil tangki saat musim kemarau.

Guna mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalankan komitmennya untuk membangun sarana dan prasarana air bersih.

"Berupa tandon air atas berkapasitas 12.000 liter dan tandon air bawah dengan kapasitas 8.000 liter, serta pipanisasi sepanjang 2 km yang dilengkapi sistem distribusi air ke rumah-rumah warga," ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni melalui keterangan tertulis, Senin (11/8/2025).

Dia menjelaskan, bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi solusi konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di dua dusun yang selama ini mengalami krisis air bersih.

"SIG senantiasa menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat," ucap Vita.

Menurut dia, pendekatan ini menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan menciptakan dampak jangka panjang.

"SIG tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membangun kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," kata Vita.

"Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan warga. Harapannya, infrastruktur air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk keberlangsungan generasi berikutnya," sambung dia.

 

Apresiasi Kepala Desa

Warga Dusun Bulu dan Dusun Mah Beser di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur harus berusaha keras untuk mendapatkan air bersih. (Ist)

Kemudian, Kepala Desa Tuwiri Kulon, Dasmiyati menyampaikan apresiasi atas kontribusi SIG yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.

"Berkat bantuan SIG, kini warganya dapat menikmati kemudahan akses air bersih yang tersalurkan langsung ke rumah. Kami, atas nama pemerintah desa dan masyarakat Tuwiri Kulon, menyampaikan terima kasih kepada SIG yang tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga mitra pembangunan desa yang aktif mendampingi masyarakat," terang Dasmiyati.

Dia mengaku sebelumnya warga harus membeli air bersih hingga 4 tangki dengan kapasitas 5.000 liter setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari dan untuk minuman ternak.

"Biaya yang dikeluarkan pun cukup membebani. Kini, dengan adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga cukup membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini sudah ada 94 kepala keluarga yang merasakan manfaat dari program ini," papar Dasmiyati.

Menurut dia, pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama.

"Pengeboran sumur didanai Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi program TJSL dari SIG. Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) mengelola fasilitas air bersih ini sehingga operasional dan keberlanjutannya dapat terjaga," jelas Dasmiyati.

Dampak positif juga dirasakan langsung oleh warga Dusun Bulu, salah satunya Rasidan (77 tahun). Dia menyampaikan rasa syukur atas fasilitas air bersih yang kini mengalir langsung ke rumah warga.

"Dulu kami harus beli air, mahal. Tapi sekarang sudah mengalir ke rumah dan biayanya ringan. Terima kasih kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk warga," kata Rasidan.

Infografis Manfaat Mandi Air Dingin dan Panas. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya