Liputan6.com, Jakarta - MSCI (Morgan Stanley Capital International) merupakan penyedia indeks pasar saham global terkemuka yang menjadi tolok ukur penting bagi investor institusional di seluruh dunia.
Indeks MSCI seringkali menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan investasi, mencakup berbagai kategori pasar mulai dari negara berkembang (Emerging Markets) hingga maju (Developed Markets).
Advertisement
Perubahan dalam indeks MSCI dapat memengaruhi aliran modal dan strategi investasi global, menjadikannya sorotan utama bagi pelaku pasar.
Setiap tahun, MSCI secara berkala melakukan peninjauan indeks atau yang dikenal dengan istilah rebalancing. Proses ini dirancang untuk memastikan indeks yang ada tetap merepresentasikan kondisi pasar yang mendasarinya secara akurat dan relevan.
Penyesuaian ini dapat berupa penambahan atau penghapusan saham dari indeks tertentu, yang berdampak signifikan pada saham-saham yang terlibat, baik dari sisi likuiditas maupun visibilitas.
Untuk periode Agustus 2025, pengumuman MSCI saham terkait hasil peninjauan kuartalan (Quarterly Index Review/QIR) Perubahan yang diumumkan kemudian akan berlaku efektif pada penutupan perdagangan di hari kerja terakhir Agustus 2025.
Berikut perubahan konstituen dalam indeks MSCI pada Agustus 2025 yang berlaku mulai penutupan 26 Agustus 2025:
Daftar Saham Indeks MSCI Global Standard Indexes:
Saham yang Masuk
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Saham yang Keluar:
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Saham ADRO pindah ke MSCI Global Small Cap Indexes
Daftar Saham MSCI Global Small Cap Indexes:
Saham yang Masuk:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
- PT MNC Land Tbk (KPIG)
- PT Petrosea Tbk (PTRO)
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
Saham yang Keluar:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
- PT Panin Financial Tbk (PNLF)
Mengenal Peran Indeks MSCI dalam Investasi Global
Indeks MSCI memiliki peran krusial sebagai alat pendukung keputusan bagi komunitas investasi global, menyediakan beragam produk dan layanan termasuk indeks, analitik, dan riset ESG (Environmental, Social, and Governance).
Indeks ini secara luas digunakan oleh para investor institusional sebagai tolok ukur kinerja portofolio mereka, membantu dalam evaluasi risiko dan peluang investasi di berbagai pasar. MSCI mencakup berbagai kategori pasar, termasuk pasar berkembang, pasar maju, serta indeks khusus negara dan regional, memberikan cakupan yang komprehensif.
Inklusi suatu saham dalam indeks MSCI dapat membawa dampak positif yang signifikan. Masuknya saham ke dalam indeks ini berpotensi meningkatkan investasi asing dan likuiditas bagi saham terkait, karena banyak dana investasi global melacak indeks ini. Fenomena ini sering disebut sebagai "efek MSCI", di mana saham yang baru masuk cenderung mengalami peningkatan volume perdagangan dan harga.
Visibilitas saham juga akan meningkat di mata investor global, baik institusional maupun ritel. Dengan demikian, saham-saham yang berhasil masuk ke dalam indeks MSCI seringkali menjadi perhatian utama, membuka peluang bagi peningkatan permintaan dan stabilitas harga di pasar.
Peran MSCI sebagai tolok ukur independen menjadikannya referensi penting bagi kepercayaan investor, menegaskan kualitas dan relevansi saham yang terdaftar.
Jadwal dan Proses Peninjauan Indeks MSCI
MSCI secara rutin melakukan peninjauan indeks untuk memastikan indeks tersebut terus merepresentasikan pasar yang mendasarinya secara akurat dan dinamis.
Peninjauan ini adalah bagian integral dari metodologi indeks MSCI Global Investable Market Indexes yang bertujuan untuk menjaga relevansi dan keandalan indeks, mencerminkan perubahan kondisi ekonomi dan pasar. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap kriteria kelayakan saham, termasuk kapitalisasi pasar, likuiditas, dan ketersediaan saham untuk diperdagangkan.
Terdapat empat peninjauan indeks standar yang dilakukan setiap tahunnya, terbagi menjadi dua jenis utama. Dua di antaranya adalah Peninjauan Kuartalan (Quarterly Index Reviews/QIR) yang dilaksanakan pada Februari dan Agustus.
Dua lainnya adalah Peninjauan Semi-Tahunan (Semi-Annual Index Reviews/SAIR) yang jatuh pada Mei dan November. Setiap peninjauan memiliki jadwal pengumuman dan tanggal efektif yang spesifik, memberikan transparansi bagi pelaku pasar.