Liputan6.com, Jakarta PT Lautan Luas Tbk (LTLS), membukukan pendapatan konsolidasi Rp 4,21 triliun pada kuartal II 2025. Angka ini naik 13,7% dari periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 3,7 triliun.
Advertisement
Pendapatan yang stabil ini menunjukkan ketahanan di dalam industri. Pada kuartal ini juga, Perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp79,6 miliar. Selain itu, laba kotor mencapai Rp331 miliar. Perolehan laba kotor ini didorong oleh peningkatan margin pada bahan baku makanan.
“Tantangan eksternal pada paruh pertama tahun ini kami respons dengan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan memperkuat fondasi bisnis. Fokus kami tetap pada efisiensi operasional, optimalisasi rantai pasok, dan menjalin kemitraan jangka panjang dengan pelanggan dan pemasok," kata Investor Relations, Corporate Communications, and ESG Manager PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, Selasa (29/7/2025).
Kebijakan lindung nilai dan pengelolaan risiko nilai tukar yang dijalankan Perseroan secara disiplin turut membantu menjaga kestabilan biaya dan daya saing produk di tengah volatilitas pasar.
Perseroan juga menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, di antaranya pengoperasian gudang baru yang mengusung konsep hijau oleh anak usaha di lini layanan pendukung, serta peningkatan kepemilikan saham pada usaha patungan solusi air bersih bersama Organo Water.
Lautan Luas (LTLS) juga telah menyelesaikan pelunasan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2020 Seri B senilai Rp105,20 miliar yang jatuh tempo pada 21 Juli 2025. Hal ini mencerminkan komitmen LTLS dalam menjaga integritas keuangan dan memenuhi kewajiban kepada para investor.
“Kami percaya bahwa strategi efisiensi, inovasi, dan ekspansi yang kami jalankan akan memperkuat ketahanan bisnis Lautan Luas dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Eurike.
LTLS Pastikan Beroperasi Sesuai Aturan Terkait Lingkungan
Sebelumnya, PT Lautan Luas Tbk (LTLS), penyedia bahan baku dan solusi terpadu kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan ESG. Melalui dua anak usahanya, yakni PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) dan PT Liku Telaga, Perseroan meraih penghargaan di bidang lingkungan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat dan daerah.
PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) meraih Penghargaan Industri Hijau kategori Produksi Susu dari Kementerian Perindustrian, melalui sertifikasi yang dikeluarkan oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Agro (BBSPJIA).
Penghargaan ini diberikan atas penerapan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksi, penggunaan teknologi ramah lingkungan, pengembangan SDM melalui pelatihan berkelanjutan, serta komitmen manajemen dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan.
"Sebagai perusahaan yang terus bertransformasi, Lautan Luas percaya keberlanjutan bukan sekadar tujuan, tetapi menjadi bagian dari cara kami beroperasi. Penghargaan ini memperkuat tekad kami untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan kemajuan industri di Indonesia.” ujar Investor Relations, Corporate Communications, and ESG Manager PT Lautan Luas Tbk Eurike Hadijaya, dikutip Minggu (20/7/2025).
Standar Operasional Ramah Lingkungan
Sementara itu, PT Liku Telaga menerima Penghargaan Industri Ramah Lingkungan Kategori Silver dari Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Penghargaan ini diberikan dalam ajang Nawakarsa Award Pesona Gresik pada 2 Juli 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada industri yang berkontribusi aktif menjaga lingkungan di wilayah Gresik.
Dimana Liku Telaga merupakan salah satu industri yang konsisten menerapkan standar operasional ramah lingkungan.
“Perseroan berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan standar keberlanjutan. Lautan Luas Group terus berupaya mengembangkan inovasi ramah lingkungan dan berkontribusi aktif dalam mendorong ekosistem industri yang lebih hijau,” ujar Eurike.
Pencapaian ini mempertegas posisi Lautan Luas Group sebagai mitra industri yang berkomitmen untuk terus mengedepankan tanggung jawab lingkungan di setiap proses bisnis Perseroan.