Jasa Marga Kantongi Pendapatan Rp 12,94 Triliun hingga Semester I 2025

Jasa Marga catat pendapatan turun 0,99% dan laba bersih susut 20,2% hingga semester I 2025.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 28 Juli 2025, 15:07 WIB
Jasa Marga buka jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,60 km dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,35 km. (Foto: Jasa Marga)

Liputan6.com, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) membukukan penurunan pendapatan dan laba hingga semester I 2025.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jasa Marga mencatat pendapatan Rp 12,94 triliun hingga Juni 2025. Pendapatan Perseroan turun 0,99% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 13,07 triliun.

Beban pokok pendapatan susut 4,83% menjadi Rp 7,32 triliun hingga semester I 2025 dari semester I 2024 sebesar Rp 7,69 triliun. Seiring hal itu, laba bruto naik 4,49% dari Rp 5,37 triliun menjadi Rp 5,61 triliun.

Laba usaha Perseroan bertambah 6,1% menjadi Rp 4,79 triliun hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,51 triliun.

Seiring hal itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk susut 20,2% menjadi Rp 1,87 triliun hingga semester I 2025. Pada periode sama tahun sebelumnya tercatat Rp 2,34 triliun. Seiring hal itu, Perseroan membukukan laba per saham menjadi Rp 257,81 hingga semester I 2025 dari semester I 2024 sebesar Rp 323,37.

Total ekuitas naik menjadi Rp 58,28 triliun hingga semester I 2025 dari periode Desember 2024 Rp 57,54 triliun. Liabilitas Perseroan naik menjadi Rp 87,10 triliun hingga semester I 2025 dari Desember 2024 Rp 83,18 triliun.Aset naik menjadi Rp 145,38 triliun hingga 30 Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar Rp 140,7 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 6,36 triliun hingga 30 Juni 2025.

Jasa Marga Ambil Kendali Penuh Operator Tol Solo-Yogyakarta

Jalan Tol Solo-Yogyakarta akan dibuka fungsional pada 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024 dalam rangka menyambut Libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). (Tira/Liputan6.com)

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengambil alih 100 persen kendali pada PT Jasa Marga Jogja Solo (JMJ), selaku operator Jalan Tol Solo-Yogyakarta-New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulonprogo.

Melansir keterbukaan informasi, JSMR telah melakukan adendum terhadap ketentuan pengendalian dalam Perjanjian Pemegang Saham JMJ. 

Dari sebelumnya bersifat joint control antara Jasa Marga sebagai pemegang saham dengan porsi 52,82 persen, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan porsi saham  48,17 persen, menjadi pengendalian tunggal pada Jasa Marga.

Adapun adendum itu turut mempertimbangkan ruas konsesi JMJ, yakni Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, yang terhubung secara langsung dengan jaringan jalan tol milik Jasa Marga di wilayah Trans Jawa.

"Maka JMJ merupakan bagian strategis dari rantai konektivitas dan efisiensi operasional pada ruas jaringan Jasa Marga Group," kata Corporate Secretary & Chief Administration Officer JSMR, Ari Wibowo, Kamis (24/7/2025).

 

Penguatan Porfofolio

Selain itu, sejalan dengan strategi Jasa Marga untuk penguatan portofolio aset utama, sentralisasi pengelolaan ruas-ruas tol dan standarisasi pelayanan jalan tol (termasuk namun tidak terbatas pada pengoperasian, pemeliharaan, dan layanan rest area), maka dipandang perlu untuk mengubah status pengendalian atas JMJ menjadi pengendalian penuh oleh Jasa Marga.

Dampak atas kejadian ini, Jasa Marga memiliki hak pengendalian atas JMJ, termasuk dalam aktivitas operasi dan keuangan. Konsolidasi laporan keuangan JMJ pun nantinya akan masuk ke dalam laporan keuangan JSMR.

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya