Liputan6.com, Jakarta - Thong Guan Industries Bhd., raksasa industri kemasan plastik asal Malaysia, resmi menjadi investor pertama dari Negeri Jiran yang menanamkan modal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Nilai investasi awal yang digelontorkan mencapai USD 7 juta atau sekitar Rp 115 miliar.
Perusahaan yang telah dikenal luas di kawasan Asia Pasifik ini akan membangun pabrik di atas lahan seluas 5 hektare. Fasilitas tersebut akan memproduksi berbagai jenis produk plastik, mulai dari stretch wrapping film, plastik sampah, hingga plastik film, untuk memenuhi pasar domestik maupun ekspor global.
Advertisement
Investasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara Managing Director Thong Guan, Dato’ Ang Poon Chuan, dan Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Ngurah Wirawan. Acara tersebut turut disaksikan Konsul Jenderal RI di Penang, Wanton Saragih, serta perwakilan dari Kementerian Investasi/BKPM RI, Saribua Siahaan, pada 25 Juli 2025.
Konsul Jenderal RI di Penang, Wanton Saragih, menyampaikan bahwa keberhasilan investasi ini merupakan hasil dari upaya promosi aktif KJRI Penang kepada dunia usaha Malaysia
.“Kami berharap kehadiran Thong Guan akan memicu efek domino berupa penciptaan lapangan kerja dan mendukung transformasi ekonomi nasional melalui hilirisasi industri, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto,” ujar Wanton dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/7/2025).
Memperkuat Jaringan Produksi
Ngurah Wirawan menyambut hangat kepercayaan Thong Guan terhadap potensi KEK Batang. Ia menyebut bahwa masuknya perusahaan ini merupakan validasi global atas posisi strategis KEK Batang sebagai kawasan industri unggulan di Asia Tenggara.
“Ini bukan perusahaan biasa. Thong Guan adalah pemain besar yang mempercayakan masa depannya pada Batang. Ini akan memperkuat daya tarik kawasan dan membuka peluang luas bagi transfer teknologi serta tenaga kerja lokal,” jelasnya.
Dari pihak investor, Dato’ Ang Poon menyatakan bahwa investasi ini merupakan bagian dari ekspansi strategis Thong Guan di Asia Tenggara sekaligus memperkuat jaringan produksinya secara global.
“KEK Batang menawarkan kombinasi unggul dari infrastruktur modern, insentif investasi menarik, dan kemudahan perizinan. Ini adalah lokasi ideal untuk ekspansi industri berorientasi ekspor,” ungkapnya.
Industri Berkelanjutan
Thong Guan Industries saat ini memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 ton per tahun dan mencatatkan omset sekitar Rp 4,2 triliun. Selain memiliki basis kuat di Malaysia, perusahaan ini juga telah mengembangkan operasionalnya ke Tiongkok.
Tak hanya fokus pada ekspansi, Thong Guan juga membawa komitmen terhadap industri berkelanjutan.
Fasilitas baru mereka di KEK Batang dirancang dengan teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan mesin hemat energi, sistem daur ulang limbah plastik, serta penerapan standar manajemen lingkungan internasional—selaras dengan semangat green industry.