Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Xpeng, tengah menjadi sorotan setelah prototipe mobil Xpeng G6 versi extended-range (EREV) tertangkap kamera saat pengujian di sebuah SPBU. Jika kabar ini benar, G6 EREV akan menjadi varian baru dari SUV listrik G6 yang sudah lebih dulu meluncur awal tahun ini.
Meski Xpeng belum memberikan konfirmasi resmi, foto-foto yang beredar di media sosial China memperlihatkan bentuk bodi fastback khas G6, namun dengan sejumlah perubahan penting.
Advertisement
Salah satunya, keberadaan knalpot dan ubahan di bagian kolong mobil, menandakan bahwa mobil ini mengusung sistem hybrid dengan generator bensin sebagai penambah daya jelajah baterai.
Menurut laporan media lokal, G6 EREV diprediksi mampu menempuh jarak hingga 1.400 kilometer dalam satu kali pengisian penuh angka yang mengungguli rata-rata mobil listrik pada umumnya.
Versi ini tidak menggantikan model listrik murni, melainkan akan dijual berdampingan untuk memberikan pilihan lebih kepada konsumen.
Sebagai informasi, Xpeng G6 versi full electric telah resmi diluncurkan di China pada 13 Maret 2025 lalu. Menggunakan motor listrik 218 kW di belakang, mobil ini mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 6,3 detik, dengan kecepatan maksimum 202 km/jam.
Seluruh varian G6 EV dibekali sistem pengisian daya ultra-cepat 5C "AI Battery" yang dapat menambah jarak tempuh hingga 450 km hanya dalam 10 menit. Bahkan dalam suhu ekstrem hingga -30°C, pengisian dari 10% ke 80% hanya memakan waktu sekitar 15 menit.
Soal keselamatan baterai, Xpeng mengklaim baterainya tahan terhadap suhu permukaan 1.000°C, tekanan samping 80 ton, dan benturan bawah 2.000 joule.
Interior Modern, Teknologi Canggih di Setiap Sudut
Masuk ke kabin, G6 tampil mewah dengan panel instrumen digital 10,25 inci dan layar sentral besar 15,6 inci yang ditenagai chip Snapdragon SA8295P. Sistem infotainmennya juga didukung X-GPT, asisten AI berbasis bahasa alami milik Xpeng.
Fitur kenyamanan meliputi kursi depan “cloud-sense” dengan fungsi pijat, pemanas, dan pendingin, serta kaca spion digital 9 inci. Kapasitas bagasi pun terbilang luas: 647 liter, bisa diperluas hingga 1.752 liter jika jok belakang dilipat.
Untuk sistem bantuan berkendara, G6 memakai teknologi Turing intelligent driving yang mengandalkan dua prosesor Nvidia Orin dan berbagai sensor canggih. Fitur-fiturnya mencakup Navigate on Autopilot, parkir otomatis jarak jauh, hingga “summon” lurus ke depan.
Kapan Meluncur?
Hingga saat ini belum ada jadwal resmi peluncuran untuk G6 EREV, namun prototipe yang tertangkap kamera sudah memasuki tahap lanjut, menandakan kemungkinan besar akan meluncur sebelum akhir 2025.
Jika hadir di pasar global, termasuk Indonesia, Xpeng G6 EREV bisa menjadi jawaban bagi konsumen yang ingin kenyamanan mobil listrik tanpa khawatir soal jarak tempuh jauh. Kita tunggu saja gebrakan resminya.