Bek Kiri Brighton Dinilai Punya Kualitas yang Pas dengan Karakter Permainan AC Milan

AC Milan tengah memasuki babak baru di sisi kiri pertahanannya. Kepergian Theo Hernandez ke Al Hilal menyisakan lubang besar yang harus segera diisi sebelum musim baru dimulai.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 21 Juli 2025, 11:23 WIB
Pervis Estupinan (kanan) dari Ekuador dan Gabriel Martinelli dari Brasil berebut bola dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di stadion Banco Pichincha di Guayaquil, Ekuador, Kamis, 5 Juni 2025. (AP Photo/Dolores Ochoa)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan tengah memasuki babak baru di sisi kiri pertahanannya. Kepergian Theo Hernandez ke Al Hilal menyisakan lubang besar yang harus segera diisi sebelum musim baru dimulai.

Salah satu nama yang mencuat dalam bursa transfer adalah Pervis Estupinan, bek kiri asal Ekuador yang kini bermain untuk Brighton di Inggris. Meski bukan sosok yang dijagokan sejak awal, Milan menaruh minat serius dan terus menjalin komunikasi dengan klub Inggris itu.

Legenda Rossoneri, Cafu, ikut angkat suara dalam diskusi ini. Menurutnya, Estupinan punya kualitas yang bisa menyatu dengan karakter permainan Milan asalkan dalam kondisi terbaiknya.


Proses Negosiasi Masih Berjalan

Pervis Estupinan yang kini menjalani musim keduanya bersama Brighton and Hove Albion di Premier League, sebelumnya tercatat pernah membela satu klub lagi di Premier League, yaitu Watford. Namun bersama Watford yang dibelanya mulai 2016/2017 hingga 2019/2020 ia sama sekali tak pernah bermain karena selalu dipinjamkan ke beberapa klub di Spanyol, mulai kasta kedua hingga di LaLiga. (AFP/Glyn Kirk)

Milan memang belum mencapai kesepakatan dengan Brighton soal harga. Ada selisih antara permintaan dan penawaran, tetapi kedua pihak percaya kompromi masih memungkinkan.

Direktur olahraga Igli Tare sedang mencari sosok pengganti yang sepadan, dan Estupinan masuk dalam radar utama. Dengan usia 27 tahun, ia dianggap cukup matang walau riwayat cedera sempat membuat ragu.

Namun, dalam bursa transfer, terkadang pilihan terbaik datang dari jalan yang tak terduga. Jika negosiasi berjalan mulus, Rossoneri bisa segera menyambut wajah baru di sisi kiri pertahanan.


Pandangan Cafu Tentang Estupinan

Cafu - Pemain Brasil yang murah senyum ini begitu dihormati baik oleh lawan maupun kawan. Hal yang unik dimiliki mantan bek AC Milan ini adalah senyuman yang ia perlihatkan saat melakukan protes kepada wasit. (AFP/Toshifumi Kitamura)

Cafu, salah satu legenda Milan dan bek kanan legendaris asal Brasil, tak ragu memberi dukungan. Ia memuji karakter permainan Estupinan yang agresif dan berani ambil keputusan.

“Saya sudah melihatnya beberapa kali di kualifikasi Piala Dunia, dan dia sangat bagus. Dia sangat cocok untuk Milan,” ujar Cafu kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip Sempre Milan.

Bagi Cafu, kecepatan dan naluri menyerang Estupinan adalah nilai lebih yang sejalan dengan gaya Milan. “Kecepatannya, kemampuannya untuk naik membantu serangan, dan fakta bahwa dia tak takut ambil inisiatif saat tim membutuhkannya,” tambahnya.


Tak Perlu Takut Bayang-bayang Theo

Tiga menit berselang, Theo Hernandez menambah keunggulan lewat aksinya di menit ke-41. (Gabriel BOUYS/AFP)

Satu hal yang mungkin membebani Estupinan jika bergabung adalah warisan besar dari Theo Hernandez. Namun, Cafu punya pandangan berbeda soal itu.

“Kalau seseorang bermain bagus di lapangan, mereka tidak merasa terbebani oleh warisan pemain sebelumnya,” katanya. “Dan kalau Estupinan adalah seperti yang Saya lihat bersama tim nasional…”

Dengan kata lain, performa di lapangan akan bicara lebih keras daripada sejarah. Estupinan punya peluang untuk menulis cerita baru tanpa harus meniru gaya pendahulunya.


Siap untuk Serie A?

Bek Brighton, Pervis Estupinan berebut bola dengan gelandang Chelsea Mykhailo Mudryk pada laga putaran ketiga Carabao Cup 2023/2024 yang digelar di Stamford Bridge, Kamis (28/9/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Kin Cheung)

Pengalaman Estupinan di Premier League bersama Brighton jadi nilai tambah. Namun, Serie A dikenal dengan gaya bermain yang lebih taktis dan menuntut disiplin posisi.

“Liga Anda lebih taktis dibandingkan liga Inggris, tapi saya yakin dengan kemampuan fisiknya, Estupinan bisa bermain bagus di mana pun,” ujar Cafu. “Tidak mudah menemukan pemain kiri yang lebih kuat dari dia.”

Itu adalah sinyal positif dari sosok yang tahu betul seluk-beluk sepak bola Italia. Jika Milan percaya pada penilaian Cafu, mungkin inilah saatnya membuka lembaran baru dengan sentuhan Ekuador di San Siro.

Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya