KAI Logistik Perluas Terminal Bersertifikat Halal di 2025

KAI Logistik mempercepat langkah strategis dalam mendukung ekosistem logistik halal nasional dengan menargetkan penambahan terminal bersertifikat halal

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 17 Juli 2025, 18:45 WIB
KAI Logistik terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan mengadopsi transformasi digital (dok: KALOG)

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mempercepat langkah strategis dalam mendukung ekosistem logistik halal nasional dengan menargetkan penambahan terminal bersertifikat halal pada tahun 2025.

Setelah sebelumnya meraih sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk tiga terminal utama — Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas — perusahaan menargetkan Terminal Barang Area Ronggowarsito di Semarang sebagai terminal halal berikutnya, dengan proses sertifikasi ditargetkan rampung pada Triwulan III 2025.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyatakan, di tahun 2025 ini, kami melakukan perluasan sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, dan ke depannya tidak menutup kemungkinan seluruh terminal logistik kami dapat bersertifikat halal.

"Hal ini menjadi bagian dari visi jangka panjang kami untuk memastikan keyakinan pelanggan, khususnya dalam distribusi produk yang wajib halal sesuai Keputusan Menteri Agama Nomor 748 Tahun 2021 dan Nomor 944 Tahun 2024," katanya, Kamis (17/7/2025).

Komitmen Jadi Pelopor Logistik Halal Nasional

Langkah KAI Logistik mendapatkan apresiasi dari pihak eksternal, termasuk Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT Sucofindo. Kepala LPH, Agus Suryanto, menyampaikan bahwa KAI Logistik telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memastikan distribusi produk halal.

"KAI Logistik menunjukkan keseriusan dalam menjamin ekosistem logistik halal. Dalam hal ini, KAI Logistik berperan penting dalam memastikan distribusi produk berjalan sesuai prinsip halal. Mereka juga menjadi BUMN pertama di sektor logistik yang secara aktif melakukan proses sertifikasi halal," tegas Agus.

 

Pertumbuhan Volume Angkutan Dorong Layanan Bernilai Tambah

KAI Logistik mempercepat langkah strategis dalam mendukung ekosistem logistik halal nasional dengan menargetkan penambahan terminal bersertifikat halal

Seiring dengan tren pertumbuhan angkutan peti kemas melalui kereta api dalam tiga tahun terakhir — yang meningkat rata-rata di atas 10 persen per tahun — KAI Logistik melihat peluang untuk menghadirkan layanan logistik halal dengan nilai tambah.

Tahun 2024 mencatat volume tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni 2,3 juta ton, menunjukkan kepercayaan pasar yang meningkat terhadap moda kereta api sebagai pilihan logistik yang efisien dan andal.

Penambahan titik layanan bersertifikat halal ini memberikan jaminan kepatuhan syariah bagi industri makanan, minuman, farmasi, kosmetik, dan FMCG, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra logistik strategis dalam rantai pasok halal domestik dan ekspor.

 

Logistik Halal yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

KAI Logistik mempercepat langkah strategis dalam mendukung ekosistem logistik halal nasional dengan menargetkan penambahan terminal bersertifikat halal

Selain mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi halal nasional — termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 6 Tahun 2023 — KAI Logistik juga mengusung nilai keberlanjutan lingkungan.

Moda kereta api dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan angkutan jalan raya. Satu rangkaian KA Kontainer setara dengan 60 truk kapasitas 20 ton, sehingga mampu menekan emisi karbon secara signifikan.

“KAI Logistik terus berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam layanan logistik yang berbasis halal, efisien, dan berkelanjutan, serta siap mendukung pemerintah dalam membangun Indonesia sebagai pusat industri halal,” tutup Fredi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya