Liputan6.com, Bandung - Pasar Senen merupakan salah satu kawasan ikonik di Jakarta yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan. Berdiri sejak era kolonial Belanda, kawasan ini awalnya dikenal sebagai tempat transaksi berbagai kebutuhan pokok dan sandang.
Seiring berjalannya waktu, Pasar Senen berkembang menjadi pusat perbelanjaan yang ramai dan menjadi bagian penting dari denyut ekonomi masyarakat ibu kota khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
Advertisement
Namun, perkembangan zaman membuat wajah Pasar Senen tidak lagi sekadar menjadi lokasi jual-beli. Kini, kawasan ini juga menjelma menjadi destinasi kuliner yang menarik perhatian banyak orang.
Berbagai penjaja makanan mulai dari jajanan kaki lima hingga makanan berat khas Indonesia bisa ditemukan dengan mudah. Kemudian banyak orang datang ke sini bukan hanya untuk belanja tetapi juga untuk berburu cita rasa yang menggugah selera.
Di antara deretan kios dan toko pengunjung bisa menemukan aneka makanan khas Betawi, seperti soto betawi, kerak telor, dan nasi uduk. Tidak hanya itu, makanan dari daerah lain seperti pempek Palembang, gudeg Jogja, hingga makanan kekinian pun turut hadir.
Selain itu, tidak jauh dari pasarnya terdapat tempat makan yang cukup populer di antara anak muda Jakarta yaitu Warung Roekoen. Tempat ini menawarkan berbagai makanan dan cemilan cocok untuk lokasi makan siang atau nongkrong bersama teman.
Harga yang ditawarkan juga terkenal ramah di kantong sehingga kerap jadi pilihan anak kost di sekitarnya.
Apa Itu Warung Roekoen
Warung Roekoen merupakan salah satu tempat makan sederhana yang cukup unik karena terletak tepat di bawah kos-kosan tidak jauh dari Stasiun Pasar Senen. Adapun warungnya sudah cukup populer jadi pilihan warga Jakarta terutama di Jakarta Pusat.
Tempatnya juga terkenal dengan suasananya yang mengusung nuansa vintage ala kedai jadul dengan dekorasi hangat dan klasik yang membangkitkan rasa nostalgia. Pengunjung bisa menikmati hidangan di tempat ini sambil bersantai atau menyaksikan keramaian jalan Senen.
Melansir dari beberapa sumber, Warung Roekoen semakin digemari karena atmosfernya yang ramah dan hangat. Setiap sudutnya cukup estetis dan ideal untuk foto, sekedar makan, atau menikmati pengalaman kuliner hidden gem berkonsep vintage di tengah keramaian kota.
Menu makanan yang ditawarkan juga cukup banyak dan beragam mulai dari makanan berat, makanan ringan, hingga minuman bervariasi. Harganya juga terkenal ramah di kantong sehingga populer di antara masyarakat khususnya anak muda.
Daya Tarik Warung Roekoen
Warung Roekoen memiliki daya tarik utama pada konsep rumah makannya yang menawarkan harga terjangkau dengan sajian menu beragam. Selain itu, suasana tempatnya juga disebut aesthetic mengusung konsep vintage yang hangat.
Adapun konsep vintage yang dipilih menggunakan sentuhan etnik khas Betawi dan nuansa Tionghoa menciptakan atmosfer yang hangat dan unik. Dekorasi yang estetik tersebut juga cocok untuk menjadi lokasi berfoto dan berkumpul santai bersama teman-teman.
Sementara itu, menu makanan di tempat ini terdiri dari makanan berat, makanan ringan, hingga minuman beragam. Harganya yang terjangkau membuat rumah makan ini selalu ramai dikunjungi terutama oleh mahasiswa, pekerja kantoran, dan lain-lain.
Melansir dari media sosialnya, terdapat pilihan menu seperti nasi goreng, roti, donat, kopi susu, dan masih banyak lagi. Harganya juga ramah di kantong mulai dari Rp 20 ribuan hingga Rp 50 ribu.
Lokasi Warung Roekoen
Rumah makan ini berlokasi di Jl. Kramat Pulo dalam 1 No. B72, RT.2/RW.4, Kramat, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dengan jam buka setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 11.00 hingga 22.00 WIB.
Adapun dari kawasan Pasar Senen dan stasiun keretanya hanya berjarak sekitar 1 km atau 4 menit berkendara. Selain itu, tempat ini juga tidak jauh dari Stasiun Sentiong sekitar 800 meter atau 13 menit perjalanan.
Kemudian dari kawasan Monas pengunjung hanya tinggal menempuh perjalanan sekitar 4,2 km atau 10 menit berkendara menggunakan jalan Pasar Senen atau bisa dari Jl. Prajurit KKO Usman dan Harun.
Tempatnya juga sangat mudah ditemukan karena lokasinya tepat berada di bawah kost-kostan dengan nama yang sama.