Cara PAMA Merangsang Peningkatan Profit Produk UMKM Binaan

Komitmen untuk mendorong kemandirian ekonomi warga kembali ditunjukkan oleh PAMA melalui penyerahan bantuan kemasan produk.

oleh ApriyantoDiterbitkan 18 Juli 2025, 20:00 WIB
PT PAMA menyerahkan bantuan kemasan produk kepada para pelaku UMKM yang menjadi binaannya.

Liputan6.com, Balikpapan - PT Pamapersada Nusantara Balikpapan Operation (PAMA BPOP) kembali menunjukkan komitmennya mendorong kemandirian ekonomi warga melalui penyerahan bantuan kemasan produk. Ini ditujukan kepada kelompok UMKM binaan Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Mawar Merah, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, Jumat (11/7/2025).

Bertempat di Ballroom 1 Office PAMA BPOP di Manggar, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen PAMA, pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta perwakilan UMKM penerima manfaat.

HCGS Dept. Head PAMA BPOP, M Banuarnto Adhisaputro dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung UMKM naik kelas.

“PAMA diberikan kesempatan, ada teman saya di Kementerian Perindustrian memberikan masukan ini (untuk membantu branding dan kemasan produk UMKM) agar lebih eye catching. Jadi kalau masuk mal atau pasar modern tidak malu-maluin. Harapannya pemasaran bisa makin luas, minimal nasional,” ujar Banuarnto.

Ia menegaskan, keberadaan PAMA harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, tidak hanya di sektor ekonomi tetapi juga di bidang pendidikan, kesehatan, penanganan stunting, hingga lingkungan.

“Kami percaya, semakin PAMA berkembang, maka manfaatnya juga harus dirasakan warga sekitar. Sinergi ini harus terus terjalin agar UMKM juga punya lahan bisnis baru untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadi mohon doa dan dukungannya semua,” tambahnya didampingi CSR Officer Aziz Kusuma Aji.

Sementara itu Chief PAMA BPOP Expert, Sulasman, menambahkan bahwa program pembinaan UMKM ini merupakan bagian dari lima program terpadu CSR PAMA, khususnya pada sektor income generating activity (IGA).

 “UP2K Mawar Merah Manggar ini terbukti sudah dikenal luas. Dengan bantuan kemasan ini, diharapkan bisa mendongkrak profit rata-rata UMKM, terutama yang masih di strata pra-mandiri agar sesuai UMSK setempat,” kata Sulasman.

Untuk diketahui, sepanjang 2024, PAMA BPOP tercatat membina 39 UMKM, menambah tujuh UMKM baru, membantu tujuh UMKM mencapai status mandiri, serta memfasilitasi pemasaran untuk 12 pelaku usaha.

Adapun Sekretaris Camat (Sekcam) Balikpapan Timur Qomar Setiawan mewakili pemerintah kecamatan mengapresiasi langkah PAMA sebagai wujud nyata kolaborasi mendukung program peningkatan ekonomi warga.

“Kemasan jadi pemicu ketertarikan konsumen, tapi kualitas produk juga penting. Terutama tanggal kadaluwarsa. Kami berharap kepedulian PAMA ini bisa jadi inspirasi CSR perusahaan lain, karena di Balikpapan ini banyak perusahaan besar yang juga diatur CSR-nya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua UP2K Mawar Merah Manggar, Rita Erna S, menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia mengaku sejak awal merintis usaha selalu berupaya mencari dukungan, dan PAMA menjadi mitra setia yang konsisten mendampingi UMKM berkembang.

“Kami mulai dari nol, sekarang sudah tidak bergantung lagi pada gaji suami. Alhamdulillah dengan dukungan ini, kami semakin bersemangat,” tutur Rita.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah UMKM menerima bantuan kemasan, di antaranya Mantau Fya, Soes Crispy, Erung Snack, Ilmi Food, Wedang Dayak, Dapur Rabani, Peyek Lele, Sajian Rita, Amplang Berlian, dan Amplang Hatapan. Total lebih dari 8.000 kemasan stand pouch dan box diserahkan senilai 42 juta rupiah.

“Dengan dukungan kemasan baru, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk, memperluas pasar, serta terus berinovasi agar UMKM Balikpapan makin maju dan berdaya saing,” tutup Rita.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya