5 Catatan dari Kemenangan Telak Chelsea atas PSG di Final Piala Dunia Antarklub 2025: Taktik Cerdas Maresca

Pasukan Enzo Maresca menggasak PSG dengan skor telak 3-0 di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7) dini hari WIB di Stadion MetLife, dan mengangkat trofi dunia untuk kali kedua dalam sejarah klub

oleh Asad ArifinDiperbarui 14 Juli 2025, 05:45 WIB
Selebrasi Cole Palmer dalam laga Chelsea vs PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025). (AP Photo/Frank Franklin II)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea menutup musim panas 2025 dengan prestasi gemilang. Pasukan Enzo Maresca menggasak PSG dengan skor telak 3-0 di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7) dini hari WIB di Stadion MetLife, dan mengangkat trofi dunia untuk kali kedua dalam sejarah klub.

Di atas kertas, PSG yang tampil dominan sepanjang turnamen dan baru saja membantai Real Madrid 4-0 di semifinal, lebih difavoritkan. Bukan hanya di semifinal, kiprah PSG di fase gugur ajang ini memang luar biasa.

Namun, Chelsea tampil luar biasa sejak menit pertama dan menguasai pertandingan sepenuhnya di babak pertama berkat dua gol Cole Palmer dan satu gol dari Joao Pedro. The Blues tak terbendung di laga ini.

PSG coba membalas pada babak kedua, akan tetapi mereka kehilangan kontrol pada beberapa momen dan gagal total. Berikut lima pelajaran penting yang bisa dipetik dari duel Chelsea vs PSG.


1. Chelsea Langsung Tancap Gas Sejak Kick-off

Cole Palmer mencetak gol dalam laga Chelsea vs PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025). (AP Photo/Seth Wenig)

Chelsea langsung mendikte jalannya laga sejak menit awal. Mereka tampil penuh percaya diri, mendominasi bola, dan memanfaatkan celah di pertahanan PSG. Bukan hanya sekadar agresif, pasukan Maresca bermain dengan pola yang sangat terorganisir dan efektif.

Kunci kemenangan Chelsea terletak pada 30 menit pertama. Palmer membuka skor di menit ke-22 dan menggandakan keunggulan delapan menit kemudian. Saat PSG masih terkejut, Pedro mencetak gol ketiga menjelang turun minum.

“Kami memenangkan pertandingan dalam 10 menit pertama. Kami mengatur tempo. Ini tentang bagaimana Anda memulai final," ucap Enzo Maresca, dikutip dari DAZN.


2. Garis Pertahanan PSG Akhirnya Runtuh

Joao Pedro mencetak gol dalam laga Chelsea vs PSG di final Piala Dunia Antarklub 2025, Senin (14/7/2025). (AP Photo/Pamela Smith)

Salah satu kekuatan PSG di turnamen ini adalah lini belakang mereka yang solid. Sebelum final, tim asuhan Luis Enrique hanya kebobolan sekali dalam enam pertandingan dan mencatat tiga clean sheet beruntun di fase gugur.

Namun, rapatnya pertahanan itu akhirnya jebol oleh aksi Palmer. Gol pembuka Chelsea menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang PSG dalam 436 menit terakhir. Dari sana, segalanya berubah. PSG terlihat goyah, kehilangan kendali, dan tak pernah benar-benar bangkit.


3. Cole Palmer, Sang Raja Final Baru

Presiden Donald Trump (kanan) menyerahkan trofi Bola Emas kepada pemain Chelsea, Cole Palmer, usai final Piala Dunia Antarklub antara Chelsea dan PSG di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (Foto: AP/Jacquelyn Martin)

Nama Cole Palmer kembali bersinar terang di laga besar. Meski sempat mengalami penurunan performa di paruh kedua musim, pemain berusia 23 tahun ini menunjukkan kelasnya di panggung paling bergengsi musim panas ini.

Lanjut Baca:

Palmer mencetak dua gol dalam tempo 30 menit, lalu mengirimkan assist untuk gol ketiga Chelsea. Dengan kontribusi tiga gol dalam satu final, ia memperkuat reputasinya sebagai pemain yang selalu bersinar di laga puncak. Kini, Palmer telah terlibat langsung dalam delapan gol dalam enam final senior. Dari Community Shield hingga Euro 2024, dan kini Piala Dunia Antarklub, Palmer selalu hadir di momen-momen besar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya