Industri Kopi Nusantara di Tengah Rencana Pengenaan Tarif Impor Trump

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 09 Juli 2025, 19:50 WIB
Industri Kopi Nusantara di Tengah Rencana Pengenaan Tarif Impor Trump
Rencana pengenaan tarif impor oleh Amerika Serikat kepada Indonesia sebesar 32 persen kemungkinan akan berimbas pada industri kopi Nusantara. Diketahui bahwa selama ini Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar kopi dari Indonesia. Sepanjang tahun 2024, nilai ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat mencapai US$307,41 juta. Di sisi lain, terdapat potensi besar untuk meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat, terutama untuk kopi jenis Arabika. Dan saat ini, Indonesia masih menjadi produsen kopi terbesar keempat di dunia, dengan produksi sekitar 789.000 ton per tahun.
Pemilik memeriksa biji kopi arabika di sebuah tempat pemanggangan kopi di Banda Aceh pada Rabu 9 Juli 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Rencana pengenaan tarif impor oleh Amerika Serikat kepada Indonesia sebesar 32 persen kemungkinan akan berimbas pada industri kopi Nusantara. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Diketahui bahwa selama ini Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar kopi dari Indonesia. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Amerika Serikat menjadi pasar utama kopi Indonesia, mengalahkan negara-negara lain seperti Mesir dan Malaysia. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Sepanjang tahun 2024, nilai ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat mencapai US$307,41 juta. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Terdapat potensi besar untuk meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke Amerika Serikat, terutama untuk kopi jenis Arabika. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)
Untuk diketahui, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia, dengan produksi sekitar 789.000 ton per tahun. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya