Muhammadiyah Gelar Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan untuk Guru

Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan menggelar workshop bertajuk Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan untuk Guru..

oleh Tim NewsDiperbarui 25 Juni 2025, 20:20 WIB
Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan menggelar workshop bertajuk Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan untuk Guru. (Dok. Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kemajuan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu teknologi yang semakin banyak diadopsi dalam sektor ini adalah Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Coding.

AI dan Coding memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta membantu para pendidik dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih efektif dan efisien. Namun, di balik potensi yang luas, terdapat tantangan besar yang dihadapi oleh para guru.

Untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis para pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan coding dalam proses belajar mengajar, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tangerang Selatan menggelar workshop bertajuk Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan untuk Guru.

Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dan digelar di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada Rabu dan Kamis, 25–26 Juni 2025.

 

Komitmen Muhammadiyah terhadap Pengembangan Pendidikan

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ma’mun Murod saat memberikan sambutan di acara workshop bertajuk Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Dunia Pendidikan untuk Guru. (Dok. Istimewa)

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ma’mun Murod, mengatakan pihaknya menyambut baik dan mendukung pelaksanaan workshop tersebut.

“Saya sangat mendukung diadakannya kegiatan ini. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran AI ibarat pisau, siapa pun dapat memposisikan pisau tersebut, apakah untuk tujuan positif atau negatif. Dalam konteks pendidikan, Menteri Pendidikan telah mencanangkan AI untuk dimasukkan dalam kurikulum, dan saya sangat mendukung hal tersebut" Ujar Ma’mun, dalam keterangan diterima, Rabu (25/6/2025).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PDM Kota Tangerang Selatan, Masruri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Muhammadiyah dalam berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan, khususnya di Kota Tangerang Selatan, dan sejalan dengan semangat KH. Ahmad Dahlan.

 

Program Prioritas Kementerian

Sementara itu, Tenaga Ahli Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bidang transformasi digital dan Kecerdasan Buatan, Maruf Mutaqien menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yaitu Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan.

“Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sedang menyusun panduan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk guru. Panduan ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilakukan sejak Oktober 2024 dan nantinya akan digunakan oleh para pendidik di sekolah masing-masing,” ujar Maruf.

Lebih lanjut, Maruf menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melatih para fasilitator yang akan melatih guru-guru.

“Dalam satu bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melatih 2000 fasilitator yang akan melatih guru-guru di 69 ribu sekolah yang telah menerima BOS Kinerja. Pelatihan ini wajib bagi sekolah yang sudah mendapatkan BOS Kinerja. Setelah mengikuti pelatihan, selama 3 bulan, guru akan mengajarkan kepada para siswa di kelas.” pungkasnya.

 

Peran Teknologi

Adapun Ketua Komisi II Kota Tangerang Selatan, Ricky Yuanda Bastian, dalam sambutan pembukaannya mengingatkan para peserta tentang peran teknologi yang telah mengubah dunia pendidikan.

“Dunia pendidikan kini mulai bertransformasi berkat peran teknologi, yang sangat memengaruhi kehidupan pendidikan kita. Kecanggihan teknologi ini tidak dapat dihindari, karena saat ini kita berada di era tersebut," paparnya.

INFOGRAFIS JOURNAL_Digitalisasi Teknologi Membuat Adanya Perubahan Transaksi Pembayaran  (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya