Akhirnya Diungkap, Beban dan 'Intimidasi' yang Bikin Karier Bintang-bintang Manchester United Meredup

Para pemain Manchester United harus memenuhi harapan dan keinginan klub saat mereka tengah berusaha memenangkan gelar lagi untuk pertama kalinya sejak 2012.

oleh Achmad Yani YustiawanDiperbarui 23 Juni 2025, 08:50 WIB
Jadon Sancho, Marcus Rashford, dan Bruno Fernandes melakukan selebrasi setelah merobek gawang Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris 2022/2023 di Old Trafford, Minggu (19/2/2023) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Lulusan akademi Manchester United, Angel Gomes, mengklaim para pemain di Old Trafford harus berjuang untuk mengatasi 'beban seragam' bahkan 'intimidasi', sebelum pindah dan berkembang pesat di tempat lain.

Pemain internasional Inggris itu bergabung dengan Setan Merah pada usia enam tahun dan melakukan debutnya pada usia 16 tahun pada tahun 2017. Dia menjadi pemain termuda yang mewakili klub tersebut sejak Duncan Edwards pada tahun 1953.

Gomes akhirnya tampil 10 kali untuk tim senior Manchester United sebelum memilih untuk bergabung dengan Lille dengan status bebas transfer pada tahun 2020.

Gelandang tersebut, yang telah setuju untuk bergabung dengan Marseille musim panas ini, telah berkembang pesat di Ligue 1 dan memperoleh empat caps untuk Inggris tahun lalu di bawah manajer sementara Lee Carsley.

Gomes merupakan salah satu pemain yang tampil mengesankan sejak meninggalkan MU dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa pemain telah menjadi bintang di seluruh benua setelah dikritik atas penampilan mereka di Old Trafford.


Beban untuk Bisa Memenangkan Lagi Gelar

Pemain depan Manchester United asal Inggris #10, Marcus Rashford, merayakan gol pembuka pada hari kedua putaran pertama Liga Europa UEFA antara FC Porto dan Manchester United di Stadion Dragao di Porto, Jumat dini hari WIB (4/10/2024). (MIGUEL RIOPA/AFP)

Pemain berusia 24 tahun itu, berbicara kepada BBC, mengatakan beberapa pemain mungkin merasa 'terintimidasi' bermain untuk MU dan berjuang untuk memenuhi harapan bermain bagi juara Liga Primer sebanyak 13 kali saat mereka berusaha memenangkan gelar lagi untuk pertama kalinya sejak 2012.

'Saya pikir beberapa pemain merasa demikian,' kata Gomes. 'Pemain mungkin merasa terintimidasi atau tidak benar-benar tahu tentang beban, apa yang dibawanya, dan apa yang dibutuhkan. Tetapi pada akhirnya, terkadang, itu tergantung pada lingkungan, waktu, dan memiliki hal-hal yang tepat untuk membantu Anda," ujarnya.

"Beberapa pemain yang telah pergi dan terus bermain lebih baik daripada saat mereka berada di United, mungkin ada hal-hal yang ada di klub tertentu, pada saat itu, yang membantu mereka berhasil," katanya.


Jadi Pemain Paling Berharga di Liga Italia

Gelandang Manchester United, Scott McTominay (kiri) melepaskan tendangan yang berusaha diblok bek Bournemouth, Milos Kerkez pada laga pekan ke-16 Liga Inggris 2023/2024 di Old Trafford Stadium, Sabtu (9/12/2023). (AP Photo/Jon Super)

Komentar Gomes muncul setelah beberapa pemain MU meninggalkan klub untuk menikmati kesuksesan di tempat lain musim ini. Salah satunya Scott McTominay. Produk muda ini dinobatkan sebagai pemain paling berharga Serie A musim ini.

McTominay bergabung dengan Napoli musim panas lalu dengan biaya transfer sebesar 27,5 juta poundsterling, dengan pemain internasional Skotlandia itu menyumbang 12 gol dan enam assist dari lini tengah untuk membantu tim Antonio Conte mengklaim gelar juara.


Malah Dipanggil Lagi ke Timnas Brasil

Antony dalam pertandingan Real Betis vs Fiorentina di Conference League, Jumat dini hari WIB (2-5-2025). Betis menang 2-1 di Stadion Benito Villamarin, Antony mencetak gol kedua Betis. (X @RealBetis_en) 

Pemain asal Brasil Antony juga telah dicemooh atas penampilannya di Man United sejak kepindahannya senilai 82 juta pounds dari Ajax, setelah hanya menyumbang 12 gol dan lima assist dalam 96 pertandingan.

Namun, pemain sayap itu telah bangkit kembali setelah bergabung dengan Real Betis dengan status pinjaman pada bulan Januari, dengan pemain Brasil itu telah mencetak sembilan gol dan memberikan lima assist. Perubahan performa Antony di La Liga telah membuatnya dipanggil kembali ke tim nasional Brasil.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya