Mantan Kapten Arsenal dan Bayer Leverkusen Sepakat Gabung AC Milan

AC Milan tampaknya serius memperkuat lini tengah mereka untuk musim 2025/2026

oleh Asad ArifinDiperbarui 22 Juni 2025, 02:48 WIB
Gelandang veteran ini sukses membuktikan dirinya belum habis setelah jasanya tak diperlukan Arsenal lagi. Kemampuan memimpin dan juga keuletan di lapangan tengah membuat Granit Xhaka dipercaya Xabi Alonso sebagai pemain inti tim musim ini. (AP Photo/Martin Meissner)

Liputan6.com, Jakarta AC Milan tampaknya serius memperkuat lini tengah mereka untuk musim 2025/2026. Rossoneri dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan gelandang Bayer Leverkusen, Granit Xhaka.

Milan melakukan banyak perubahan menyambut musim 2025/2026. Kedatangan pelatih baru, Massimiliano Allegri, membuka pintu bagi para pemain untuk datang ke San Siro. Salah satunya adalah Granit Xhaka.

Menurut laporan dari Calciomercato, Xhaka telah menyetujui kontrak berdurasi tiga tahun dengan Milan. Dalam kontrak itu, gelandang asal Swiss tersebut bakal mengantongi gaji sekitar €4 juta per musim, belum termasuk bonus.

Dengan kesepakatan personal sudah di tangan, Milan kini tinggal merampungkan negosiasi dengan pihak Leverkusen untuk menyelesaikan transfer secara resmi. Proses ini diprediksi tidak akan berjalan rumit.


Tinggal Negosiasi Antar Klub

Pemain Bayer Leverkusen, Jonathan Tah melakukan selebrasi bersama Granit Xhaka setelah mencetak gol ke gawang Stuttgart pada laga perempat final DFB Pokal di Stadion di BayArena, Rabu (7/2/2024). Leverkusen menang dengan skor 3-2. (AP Photo/Martin Meissner)

Milan masih harus mendapatkan lampu hijau dari Bayer Leverkusen. Kabarnya, Rossoneri akan mengajukan proposal senilai €10 juta untuk menebus Xhaka, yang masih terikat kontrak di BayArena.

Namun situasinya bisa menguntungkan Milan. Leverkusen saat ini sedang dalam fase bongkar pasang skuad.

Setelah memastikan gelar Bundesliga, mereka sudah ditinggal tiga pilar utamanya: Florian Wirtz dan Jeremie Frimpong ke Liverpool, serta Jonathan Tah ke Bayern Munchen.

Kehilangan Xhaka tentu akan menjadi pukulan lain bagi pasukan Xabi Alonso. Namun, dengan usia sang pemain yang akan menginjak 33 tahun dan nilai tawaran yang cukup kompetitif, Leverkusen diyakini akan mempertimbangkannya dengan serius.


Proyek Baru di Lini Tengah Rossoneri

Luka Modric telah menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid ketika bersua Real Sociedad pada laga pekan ke-38 La Liga musim ini di Santiago Bernabeu, Sabtu (24/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Cesar Cebolla)

AC Milan memang tengah merombak lini tengah mereka. Setelah menjual Tijjani Reijnders ke Manchester City, Rossoneri juga dikabarkan akan segera mengumumkan perekrutan Luka Modric secara gratis dari Real Madrid.

Jika Xhaka benar-benar mendarat di San Siro, ia akan menjadi bagian penting dalam proyek baru Milan. Musim lalu, di bawah arahan Xabi Alonso, Xhaka tampil solid dengan mencetak dua gol dan mencatat tujuh assist dari 34 laga Bundesliga.

Pengalaman Xhaka di level tertinggi sepak bola Eropa, termasuk sebagai mantan kapten Arsenal, menjadi nilai tambah tersendiri. Ia bisa menghadirkan keseimbangan, ketenangan, dan karakter pemimpin di ruang ganti Milan yang dihuni banyak pemain muda.

Kini, para Milanisti tinggal menanti kapan Xhaka akan resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Rossoneri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya