Real Madrid vs Al Hilal: Xabi Alonso vs Simone Inzaghi

Pertarungan ini bukan hanya soal siapa yang lebih siap secara taktik, tapi juga siapa yang bisa menciptakan kesan pertama paling kuat.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 18 Juni 2025, 11:30 WIB
Xabi Alonso memasuki ruang konferensi pers perkenalan pelatih baru Real Madrid yang berlangsung di Real Madrid Sports City, Valdebebas, Spanyol, Senin (26/05/2025) waktu setempat. (AFP/Thomas Coex)

Liputan6.com, Jakarta Real Madrid akan memulai era baru bersama Xabi Alonso saat mereka menghadapi Al Hilal di matchday 1 Grup H Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Juni 2025 pukul 02.00 WIB di Hard Rock Stadium, Miami Gardens. Laga ini bukan hanya tentang dua klub besar, tapi juga tentang pertemuan dua pelatih dengan filosofi berbeda.

Di sisi seberang, Al Hilal juga datang dengan pelatih anyar. Simone Inzaghi, yang baru meninggalkan Inter Milan usai kalah di final Liga Champions, kini dipercaya memimpin raksasa Arab Saudi. Sama seperti Alonso, Inzaghi menjajal lembaran baru di panggung dunia.

Pertarungan ini bukan hanya soal siapa yang lebih siap secara taktik, tapi juga siapa yang bisa menciptakan kesan pertama paling kuat. Dengan status sebagai unggulan, Real Madrid harus membuktikan bahwa dominasi di atas kertas bisa terwujud di atas lapangan.


Xabi Alonso dan Ambisi Awal

Pemain anyar Real Madrid, Dean Huijsen, dalam konferensi pers perkenalannya di Real Madrid Sports City, Selasa (10/6/2025). (Pierre-Philippe MARCOU / AFP)

Musim lalu bukan milik Real Madrid. Meski meraih Piala Super Eropa dan Interkontinental, mereka gagal total di semua ajang domestik. Kekalahan dari Barcelona di La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol menutup perjalanan Carlo Ancelotti dengan rasa pahit.

Ancelotti kini memulai petualangan baru bersama Timnas Brasil, sementara kursi panas Madrid ditempati Xabi Alonso. Pelatih 43 tahun itu meninggalkan Bayer Leverkusen setelah membawa klub Jerman itu bersinar dan kini kembali ke Santiago Bernabeu dengan reputasi menanjak.

Alonso datang membawa semangat dan skuad yang lebih segar. Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold jadi dua wajah baru yang siap debut, sedangkan wonderkid Franco Mastantuono baru akan bergabung usai turnamen ini. Gelar juara akan menjadi pembuktian awal yang manis bagi sang entrenador muda.


Inzaghi dan Tantangan Barunya

Simone Inzaghi saat teken kontrak dan dikenalkan sebagai pelatih anyar Al Hilal. (X @Alhilal_EN)

Hanya dua minggu lalu, Inzaghi menyaksikan timnya digulung PSG lima gol tanpa balas di final Liga Champions. Kekalahan telak itu mengakhiri era empat tahunnya bersama Inter Milan, periode yang diwarnai trofi Serie A, dua Coppa Italia, dan dua Supercoppa Italiana.

Sehari setelah hengkang dari Inter, Inzaghi diumumkan sebagai pelatih baru Al Hilal. Ia mengambil alih tim yang finis sebagai runner-up Saudi Pro League, tertinggal 13 poin dari Al-Ittihad. Tantangan membawanya ke Miami, menghadapi tim dengan 15 gelar Eropa dan reputasi global.

Lanjut Baca:

Meski peluangnya kecil, Inzaghi bukan tanpa senjata. Mitrovic tampil tajam musim lalu dengan 28 gol dari 36 laga, dan Al Hilal adalah tim paling produktif di Liga Arab dengan torehan 95 gol. Mereka juga pernah memberi perlawanan sengit pada Madrid di final 2022, kalah 3-5 tapi tak kehilangan nyali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya