Top 3: Harga Emas Pegadaian Terbaru Bikin Penasaran

Berita mengenai harga emas di Pegadaian ini menjadi yang paling banyak dibaca. Berikut daftar berita yang paling banyak dibaca di kanal Bisnis Liputan6.com, Senin (16/5/2025):

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 16 Juni 2025, 06:30 WIB
Petugas menata emas batangan di Galeri 24 Pegadaian Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/6/2020). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 12.000 menjadi Rp 893 ribu per gram pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2020. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Mengutip laman resmi Pegadaian pada Minggu (15/6), harga emas dari tiga merek ternama—Antam, UBS, dan Galeri24—terus mengalami peningkatan selama lima hari terakhir.

Masing-masing produsen emas menawarkan produk dengan variasi berat berbeda. Antam dan Galeri24 menyediakan logam mulia mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.

Berita mengenai harga emas di Pegadaian ini menjadi yang paling banyak dibaca. Berikut daftar berita yang paling banyak dibaca di kanal Bisnis Liputan6.com, Senin (16/5/2025):

1. Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2025, Semua Naik

Mengutip laman resmi Pegadaian pada Minggu (15/6), harga emas dari tiga merek ternama—Antam, UBS, dan Galeri24—terus mengalami peningkatan selama lima hari terakhir.

Emas Antam naik sebesar Rp9.000 per gram dari harga sebelumnya Rp2.006.000 menjadi Rp2.015.000. Sementara itu, Galeri24 juga mencatat kenaikan, dari Rp1.932.000 menjadi Rp1.940.000 per gram.

Kenaikan paling signifikan tercatat pada emas UBS, yang meningkat Rp24.000, dari Rp1.940.000 menjadi Rp1.964.000 per gram.

Selengkapnya

2. Siap-siap, Harga Emas Bisa Tembus USD 3.500 Pekan Depan

Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Harga emas dunia kembali menunjukkan ketahanannya pada pekan kedua Juni 2025, setelah mengalami tekanan yang dalam pada minggu pertama bulan keenam ini.  Harga emas tetap menjadi primadona aset lindung nilai, terutama setelah ketegangan geopolitik antara Israel dan Iran kembali memanas.

Analis Dupoin Futures Indonesia Andy Nugraha menjelaskan, serangan militer dari Israel ke Iran mendorong lonjakan permintaan terhadap aset safe haven, sementara Iran menanggapi dengan peringatan keras.

"Situasi ini ikut mendorong pergerakan emas naik sekitar 1% pada Jumat pagi, seiring dengan lonjakan kekhawatiran pasar terhadap risiko eskalasi konflik kawasan Timur Tengah," jelas dia dalam keterangan tertulis, Minggu (15/6/2025).

Selengkapnya

3. Joki Game Online Tunjukkan Potensi Ekonomi Kreatif Digital

Sejumlah anak bermain game online di salah satu warung internet (warnet) di kawasan Duren Sawit, Jakarta, Senin (23/7). (Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Dunia game online bukan lagi sekadar ruang hiburan. Bagi sebagian anak muda, terutama generasi yang tumbuh bersama internet, game kini menjadi ladang untuk menyalurkan hobi sekaligus membangun penghasilan. Salah satunya adalah profesi sebagai joki game online, yang kini masuk dalam ekosistem ekonomi kreatif digital.

Refa, pria 29 tahun yang juga aktif sebagai streamer TikTok telah membuktikan bahwa kegemaran bermain game bisa diubah menjadi kegiatan produktif dan bernilai ekonomi. Ia sudah lebih dari tiga tahun membuka jasa joki untuk game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dan beberapa game MMORPG, dengan penghasilan tertinggi mencapai Rp5 juta per bulan.

“Dulu main game cuma buat senang-senang. Tapi setelah mulai joki dan streaming, saya sadar ini bisa jadi profesi kalau dikelola serius,” jelasnya kepada Liputan6.com, saat dihubungi via telepon, ditulis Minggu (15/5/2025).

Selengkapnya

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya