Pria di Muara Angke Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku

Sempat terdengar keributan di warung milik S dekat TPI Muara Angke sekitar pukul 05.00 WIB. Saat didekati, terlihat korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 13 Juni 2025, 19:28 WIB
Seorang pria inisial A (39) ditikam hingga tewas saat tengah berada di Jalan Pendaratan Udang Muara Angke pada Jumat (13/6/2025). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi).

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pria inisial A (39) ditikam hingga tewas saat tengah berada di Jalan Pendaratan Udang Muara Angke pada Jumat (13/6/2025). Polisi pun turun tangan melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana membenarkan. Dia mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

Hasil penyelidikan, sempat terdengar keributan di warung milik S dekat TPI Muara Angke sekitar pukul 05.00 WIB. Saat didekati, terlihat korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.

"Korban sudah tergeletak kemudian saksi membawa Korban ke Pospol Subsektor Muara Angke," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (13/6/2025).

Dia menerangkan, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Atma Jaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tak bisa diterselamatkan.

"Korban dinyatakan meninggal dunia, terdapat luka di bagian leher depan dibawah jakun," ujar dia.

Kini, jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk dilakukan pengananan lanjut.

 

Polisi Buru Pelaku Penikaman

 

 

 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha Narayana menerangkan, cemburu buta diduga menjadi motif penikaman yang menewaskan korban.

"Dugaan kuat motif diduga masalah pekerjaan dan ada asmara juga. Pacar korban dulu mantan kekasih terduga pelaku," ucap dia dalam keterangannya, Jumat (13/6/2025).

Gusti menerangkan, pihaknya telah mengantongi kantongi identitas terduga pelaku. Antara mereka sama-sama merupakan buruh harian lepas di TPI Muara Angke. Saat ini, masih terus dilakukan pengejaran.

"Pelaku yang diduga ini juga tidak pulang-pulang ke rumah, masih kami kejar, mohon doa," ucap dia.

 

Infografis

Aksi penganiayaan terus bertambah (liputan6.com/abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya