Prabowo Akan Kunjungi Rusia Pekan Depan, Bertemu Vladimir Putin dan Berpidato di Forum Ekonomi Dunia

Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato dalam dua sesi penting SPIEF 2025, yakni sesi pembukaan dan sesi pleno, bersama Presiden Putin.

oleh Nila Chrisna YulikaDiperbarui 13 Juni 2025, 14:17 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Prabowo Subianto, saat masih menjabat sebagai menteri pertahanan Republik Indonesia, bertemu di Moskow pada 31 Juli 2024. (Dok. kemhan.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Federasi Rusia pada 18–20 Juni 2025. Dalam lawatan ini, Prabowo akan bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin serta menyampaikan pidato di ajang prestisius Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2025.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, yang menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari undangan resmi Presiden Putin kepada Presiden Prabowo.

“Bapak Presiden dan rombongan terbatas dijadwalkan melakukan kunjungan ke St. Petersburg, Rusia, pada 18-20 Juni mendatang,” ujar Juru Bicara Kemlu RI, Rolliansyah “Roy” Soemirat, dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (5/6/2025), seperti dikutip dari Antara.

Kunjungan ke Rusia ini bukan hanya bersifat kenegaraan, tetapi juga strategis dalam mendorong peran Indonesia di panggung ekonomi global. Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato dalam dua sesi penting SPIEF 2025, yakni sesi pembukaan dan sesi pleno, bersama Presiden Putin.

“Bapak Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi pembukaan dan sesi plenum SPIEF bersama Presiden Rusia,” lanjut Roy.

Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg merupakan salah satu ajang ekonomi terbesar di dunia yang mempertemukan para pemimpin negara, CEO perusahaan global, dan pengambil kebijakan strategis dari berbagai sektor.

Bahas Isu Global dan Tandatangani MoU Strategis

Selain pertemuan bilateral dengan Presiden Putin, Prabowo juga akan membahas kerja sama strategis Indonesia–Rusia, termasuk isu-isu kawasan dan global yang menjadi perhatian bersama.

Beberapa nota kesepahaman (MoU) juga akan ditandatangani dalam kunjungan ini. Bidang-bidang yang menjadi fokus kerja sama meliputi:

  1. Pengembangan transportasi
  2. Industri pembangunan kapal
  3. Pendidikan dan pelatihan
  4. Ekonomi kreatif
  5. Teknologi komputer

Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia di berbagai sektor strategis dan inovatif.

Menlu RI Bertemu Lavrov Sebelum Prabowo-Putin

Sebelum pertemuan antara Presiden Prabowo dan Vladimir Putin berlangsung, Menteri Luar Negeri RI Sugiono dijadwalkan bertemu dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov di Moskow. Pertemuan ini akan menjadi ajang pematangan kerja sama bilateral menjelang pertemuan puncak antar kepala negara.

Dukungan atas kunjungan Presiden Prabowo juga disampaikan sebelumnya oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, pada April 2025 lalu.

“Rencana kunjungan ini sudah dikonfirmasi oleh pihak Indonesia, dan kami akan mempersiapkan secara baik agenda penting ini,” kata Dubes Tolchenov dalam temu media di Jakarta, Senin (28/4).

Dubes Tolchenov menambahkan, Rusia berharap kehadiran Presiden Prabowo di SPIEF 2025 dapat menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan global dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia.

“(Presiden Prabowo) dapat memanfaatkan kehadirannya di SPIEF 2025 untuk menyampaikan visi dan pandangannya terkait situasi ekonomi di dunia, kemudian di kawasan, dan bagaimana Indonesia menghadapi isu-isu global,” ungkapnya.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya