Waskita Karya Dapat Kontrak Rp 396,6 Miliar untuk Proyek Jalan di IKN

Proyek Jalan Paket D yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan melengkapi deretan proyek infrastruktur IKN yang telah digarap Waskita. Hingga kini, emiten berkode saham WSKT itu tercatat telah menangani 12 proyek IKN dengan nilai kumulatif mencapai Rp8,2 triliun.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 11 Juni 2025, 19:30 WIB
PT Waskita Karya (Persero) Tbk tengah membangun jembatan satwa di sekitar Tol IKN Seksi 3B Segmen KKT Kariangau-Simpang. (Foto:Waskita Karya)

Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali dipercaya menggarap proyek strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut mengantongi kontrak senilai Rp 396,6 miliar untuk proyek peningkatan Jalan Paket D yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B-1C, Kalimantan Timur.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto, menyampaikan bahwa proyek ini menjadi salah satu penopang utama dalam pengembangan pusat pemerintahan baru.

“Waskita Karya terus mendukung rencana pemerintah dalam membangun IKN. Maka, peningkatan Jalan Paket D di KIPP 1B-1C merupakan salah satu proyek utama yang mendukung pengembangan pusat pemerintahan untuk menghubungkan berbagai kawasan vital di sana,” ujar Dhetik dikutip dari Antara, Rabu (11/6/2025).

Lebih lanjut, Dhetik menjelaskan bahwa infrastruktur jalan tersebut diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan turut menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. “Dengan begitu, turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan terwujud pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sudah Tangani Belasan Proyek IKN

Proyek ini melengkapi deretan proyek infrastruktur IKN yang telah digarap Waskita. Hingga kini, emiten berkode saham WSKT itu tercatat telah menangani 12 proyek IKN dengan nilai kumulatif mencapai Rp8,2 triliun.

Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan Gedung Sekretariat dan Bangunan Pendukung, Rumah Susun ASN 3, serta Jalan Tol IKN Seksi 3B yang menghubungkan KKT–Karingau–Simpang Tempadung dan dilengkapi dengan Jembatan Satwa.

“Ada pula beberapa proyek IKN yang sudah kami selesaikan pembangunannya. Sebut saja Jalan Tol IKN Segmen 5A, Jalan Feeder (District) IKN, dan kawasan kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 3, dan Kemenko 4,” ungkap Dhetik.

 

Komplek Gedung Kemenko 3 di IKN Rampung Dibangun, Siap Ditempati ASN

Rumah Susun (Rusun) sebanyak 47 Tower yang diperuntukkan bagi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di IKN Nusantara (dok: PU)

PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengumumkan bahwa pembangunan kawasan dan gedung Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 3 di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah selesai. Proyek senilai Rp902,6 miliar itu kini memasuki tahap pemeliharaan dan dinyatakan siap digunakan.

“Pembangunan komplek Gedung Kementerian Koordinator 3 ini sebagai sarana dan prasarana pendukung kegiatan pemerintahan di IKN. Nantinya para ASN (Aparatur Sipil Negara) akan menempati gedung ini pada tahap awal pengembangan IKN,” ujar Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, dikutip dari Antara, Jumat (30/5/2025).

Ari menjelaskan, kawasan Kemenko 3 mencakup empat tower utama, lengkap dengan fasilitas seperti Multifunction Hall dan Jembatan 2nd Walkway sepanjang 254 meter. Komplek ini dirancang untuk menampung hingga 1.375 ASN. Selain itu, tersedia area parkir yang mampu menampung 120 mobil dan 120 sepeda.

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut meninjau langsung pembangunan kawasan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Kamis (29/5).

Fondasi Utama

Dalam kunjungannya, Wapres menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur pemerintahan sebagai fondasi utama dalam membangun tata kelola negara yang efektif di masa depan.

Pemerintah menargetkan pembangunan seluruh prasarana inti dan pendukung IKN rampung secara bertahap, demi kelancaran proses pemindahan pusat pemerintahan ke ibu kota baru.

“Kunjungan ini menjadi momen penting memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memastikan pembangunan IKN menjadi simbol kemajuan dan semangat gotong royong bangsa Indonesia,” ujar Gibran.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai target, sejalan dengan visi menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern, cerdas, dan berkelanjutan.

  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya