197.183 Tiket Kereta Api Ludes di Arus Balik Libur Idul Adha 2025

Hingga pukul 10.15 WIB, tiket kereta api yang telah terjual mencapai 197.183 kursi atau 115% dari kapasitas yang tersedia sebanyak 171.261 tempat duduk di arus balik libur panjang Idul Adha dan cuti bersama

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 09 Juni 2025, 16:20 WIB
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman mengatakan pada Jumat (28/3/2025). bahwa hari ini merupakan puncak arus mudik para pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada Senin, 9 Juni 2025, yang menjadi puncak arus balik libur panjang Idul Adha dan cuti bersama.

Hingga pukul 10.15 WIB, tiket kereta api yang telah terjual mencapai 197.183 kursi atau 115% dari kapasitas yang tersedia sebanyak 171.261 tempat duduk. Jumlah ini diprediksi terus meningkat seiring penjualan tiket yang masih dibuka hingga pukul 24.00 WIB malam ini.

Kondisi ini menggambarkan tingginya animo masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api sebagai sarana kembali ke tempat aktivitas setelah masa libur panjang.

Secara keseluruhan, sepanjang periode 5–9 Juni 2025, total tiket terjual mencapai 931.119 atau 109% dari kapasitas 850.795 tempat duduk yang disediakan KAI.

KA Jarak Jauh Jadi Primadona

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyebutkan bahwa Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) menjadi penyumbang terbesar angka penumpang dengan total 794.619 pelanggan, atau 112% dari kapasitas yang tersedia. Sementara itu, KA Lokal melayani 136.500 pelanggan, setara dengan 97% dari kapasitas 140.511.

Khusus untuk wilayah Jakarta, dua stasiun utama yakni Stasiun Pasarsenen dan Stasiun Gambir mencatat angka kedatangan yang tinggi pada hari Senin ini.

Data sementara menunjukkan bahwa masing-masing stasiun akan menerima kedatangan 15.031 dan 14.825 pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.

Data okupansi harian juga menunjukkan lonjakan signifikan pada beberapa hari tertentu. Pada 5 Juni, tercatat okupansi sebesar 130%, sementara pada 8 Juni, angka ini kembali melonjak hingga 124%.

Peningkatan ini menunjukkan betapa pentingnya moda kereta api sebagai sarana mobilitas nasional saat momen-momen khusus seperti libur panjang.

 

Stasiun-Stasiun Tersibuk di Periode Liburan

Sebuah papan memperlihatkan jadwal keberangkatan kereta api jarak jauh di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (6/12/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

KAI juga merilis daftar sepuluh stasiun dengan volume keberangkatan pelanggan tertinggi selama periode 5–9 Juni 2025. Stasiun Pasarsenen menduduki peringkat pertama dengan 143.125 pelanggan, disusul Stasiun Gambir (72.442 pelanggan), dan Stasiun Surabaya Pasarturi (53.465 pelanggan).

Sementara itu, stasiun lain seperti Solo Balapan, Surabaya Gubeng, dan Ketapang juga mencatat angka keberangkatan di atas 40 ribu pelanggan.

Data ini menggambarkan persebaran mobilitas masyarakat yang cukup merata di berbagai daerah, sekaligus menunjukkan peran penting stasiun-stasiun besar sebagai titik simpul transportasi antardaerah.

 

KAI Hadirkan Diskon dan Tegaskan Komitmen Pelayanan

Calon penumpang bersiap menaiki kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (22/4/2022). Adapun Volume penumpang berangkat sebanyak 6.300 atau 41 persen dari total Tempat Duduk yang tersedia sebanyak 15.506. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebagai bentuk apresiasi atas tingginya minat masyarakat, KAI menghadirkan program diskon 30% untuk perjalanan KA Ekonomi non subsidi (NON PSO).

Program ini berlaku hingga 31 Juli 2025 dan mencakup lebih dari 100 perjalanan yang bisa dipesan melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi booking.kai.id.

“Lonjakan penumpang ini menjadi refleksi nyata atas kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Kami berkomitmen terus menjadi moda transportasi publik yang andal, modern, serta mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne.

KAI menilai bahwa momentum libur panjang seperti Idul Adha bukan hanya peluang peningkatan layanan, tetapi juga menjadi indikator penting atas peran strategis kereta api dalam sistem transportasi nasional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya