Kurban NU Care-LAZISNU Saat Idul Adha Jangkau Wilayah 3T hingga ke Palestina dan Yordania

Penyaluran daging kurban NU Care-LAZISNU pada Idul Adha 1446 Hijriah menyasar ke berbagai wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 08 Juni 2025, 12:30 WIB
NU Care-LAZISNU pada Idul Adha 1446 Hijriah membagikan daging kurban saat Idul Adha ke berbagai wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). (Tim Humas NU Care)

Liputan6.com, Jakarta - Penyaluran daging kurban NU Care-LAZISNU pada Idul Adha 1446 Hijriah menyasar ke berbagai wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta komunitas minoritas muslim di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sumatera dalam program Nusantara Berqurban.

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Qohari Cholil menjelaskan, program tersebut mengambil tema 'Qurban Memberdayakan'.

Sebab penyaluran hewan dan daging kurban tidak hanya dimaksudkan sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga sebagai upaya pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan lintas agama.

"Fokus kami adalah menjangkau daerah-daerah yang jarang mendapat akses protein hewani, khususnya daging," ujar Qohari seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (8/6/2025).

Qohari menyampaikan, di tingkat NU Care-LAZISNU PBNU Pusat, penyembelihan dan penyaluran daging kurban berjumlah 8 hewan yang disembelih secara profesional di Rumah Potong Hewan (RPH) Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

"Pemotongan hewan dilakukan sesuai syariat dan memperhatikan aspek kesehatan yang melibatkan dokter hewan. Penanganan limbah juga menjadi perhatian penting agar tidak mencemari lingkungan," ungkap Qohari.

Diketahui, Pemotongan hewan di RPH Cakung termasuk sapi sumbangan dari Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para tokoh dan lembaga lainnya.

"Sapi-sapi tersebut menghasilan sebanyak 2.500 besek yang dibagikan langsung kepada masyarakat prasejahtera di wilayah Jakarta," beber Qohari.

 

Penggalangan Secara Daring

ilustrasi potongan daging kurban/copyright freepik.com/freepik

Sebagai informasi, penggalangan hewan kurban secara daring menghimpun sebanyak 1.003 kambing yang disalurkan ke 13 Provinsi seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung, Aceh, Banten, Bali, Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Selain itu, daging kurban disembelih juga menjangkau 64 Kota/Kabupaten di Indonesia, hingga Palestina dan Yordania.

Menanggapi distribusi daging kurban, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Ahmad Syafiq menyampaikan protein hewani dari daging kurban sangat dibutuhkan. Khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

"Distribusi ke pelosok penting karena masyarakat di sana jarang mengonsumsi daging. Bagi sebagian penerima, momen ini menjadi satu-satunya kesempatan dalam setahun untuk menikmati daging segar," kata Prof Ahmad menandasi.

Template Infografis Tentang Kurban. Foto: Qwen AI

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya