Harga Kripto Hari Ini 7 Juni 2025, Bitcoin Cs Mulai Menggeliat

Harga kripto jajaran teratas menghijau pada Sabtu, (7/6/2025). Harga bitcoin melesat 2,5%.

oleh Pipit Ika RamadhaniDiperbarui 07 Juni 2025, 08:22 WIB
Ilustrasi harga kripto (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada Sabtu (7/6/2025). Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona hijau.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat. Bitcoin naik 2,58 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,57 persen sepekan.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 104.566,13 per koin atau setara Rp 1,7 miliar (asumsi kurs Rp 16.258,05 per dolar AS).

Ethereum (ETH) kembali menguat. ETH naik 2,24 persen sehari terakhir namun turun 1,53 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 40,35 juta per koin.

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) turut menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB naik 1,58 persen, tetapi masih melemah 1,20 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 10,47 juta per koin.

Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona hijau. ADA menguat 4,69 persen dalam sehari dan turun 3,02 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 10.687 per koin.

Adapun Solana (SOL) masih melemah. SOL naik 2,17 persen dalam sehari, tetapi masih melemah 4,78 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 2,42 juta per koin.

XRP masih berada di zona hijau. XRP naik 3,21 persen dalam 24 jam dan naik 1,55 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 35.099 per koin.

Koin meme Dogecoin (DOGE) juga kembali menguat. Dalam satu hari terakhir DOGE naik 5,00 persen, tetapi masih terkoreksi 5,99 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 2.934 per token.

Harga kripto hari ini untuk stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) sama-sama relatif stabil. USDT menguat 0,04 persen ke posisi USD 1,00 dan USDC stagnan di USD 0,9999, naik 0,00 persen.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,25 triliun atau setara Rp 52.836 triliun, menguat sekitar 2,32 persen dalam sehari terakhir.

Bitcoin Diprediksi Naik 358.000% Sebelum Trump Tinggalkan Gedung Putih

Ilustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

Bank multinasional asal Inggris, Standard Chartered, kembali menggemparkan dunia kripto dengan prediksi terbarunya. Menurut Standard Chartered harga Bitcoin bisa mencapai USD 500.000 atau setara Rp 8,1 miliar (asumsi kurs Rp 16.294 per dolar AS) sebelum Donald Trump mengakhiri masa jabatan keduanya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Melansir dari Coinmarketcap, Jumat (6/6/2025), prediksi berani ini muncul setelah Bitcoin menembus angka USD 111.000 atau setara Rp 1,8 miliar, yang membuat sentimen pasar kembali bergairah. Banyak analis mulai berspekulasi tentang potensi lonjakan harga ke depan, dan Standard Chartered termasuk yang paling optimis.

Target USD 500.000 Dicapai dalam Empat Tahun

Menurut perhitungan Standard Chartered, jika Donald Trump benar-benar terpilih kembali dan dilantik pada 20 Januari 2025, maka masa jabatannya akan berlangsung hingga 20 Januari 2029. Dalam rentang waktu empat tahun tersebut, bank ini memperkirakan harga Bitcoin bisa naik hingga lebih dari 358.000%, mencapai setengah juta dolar AS per BTC.

Kepala Riset Aset Digital Global di Standard Chartered, Geoffrey Kendrick menjelaskan dorongan terbesar terhadap lonjakan harga ini datang dari minat institusional yang terus meningkat.

“Data 13F dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS mendukung tesis inti kami bahwa Bitcoin akan mencapai $500.000 sebelum Trump meninggalkan jabatannya. Bitcoin menarik banyak pemain institusional.” Geoffrey Kendrick

Apa Itu Data 13F dan Mengapa Penting?

Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Formulir 13F merupakan laporan triwulanan yang diwajibkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) bagi investor institusional yang mengelola aset dalam jumlah besar.

Formulir ini memberikan gambaran tentang apa saja yang dimiliki oleh para "big player" di pasar modal.

"Data 13F triwulanan adalah ujian terbaik dari tesis kami bahwa BTC akan menarik tipe pembeli institusional baru saat pasar semakin matang, membantu harga mencapai level target USD 500.000 kami,” ujar dia.

Artinya, masuknya institusi ke dalam pasar Bitcoin seperti yang tercermin di laporan tersebut dapat mempercepat pertumbuhan nilai aset digital ini.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya