Momen Akrab Prabowo-Megawati di Hari Pancasila, Pakar: Simbol Elite Harmonis

Momen tersebut patut dijadikan contoh bagi seluruh pejabat publik dan elite politik di Tanah Air.

oleh Tim NewsDiperbarui 04 Juni 2025, 21:49 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto (kanan) menyalami Presiden Indonesia kelima sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri (tengah) saat peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri di Jakarta, pada Senin 2 Juni 2025. (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Momen hangat antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6), menarik perhatian publik.

Menurut pengamat politik Iwan Setiawan, keakraban dua tokoh besar bangsa tersebut bukan sekadar gestur simbolik, melainkan pesan kuat tentang pentingnya persatuan di tingkat elite demi kemajuan Indonesia.

“Pemandangan seperti ini membuat adem dan menebar optimisme untuk masa depan Indonesia. Hari ini kita melihat simbol bahwa para elite di negeri ini sangat harmonis, meski secara politik berdiri di tempat yang berbeda,” ujarnya.

Iwan menilai, momen tersebut patut dijadikan contoh bagi seluruh pejabat publik dan elite politik di Tanah Air. Meski memiliki latar belakang dan pandangan politik yang berbeda, semangat kolaborasi dan profesionalisme tetap harus dikedepankan demi kemaslahatan bangsa.

“Ini menjadi contoh penting bagi para elite politik, bahwa persatuan demi kemajuan bangsa jauh lebih utama daripada kompetisi politik. Dalam situasi global yang tidak pasti, Indonesia sangat membutuhkan stabilitas dan kondusifitas politik,” tegasnya.

 

Demi Masa Depan Indonesia

Kehadiran dan keakraban Prabowo–Megawati juga dinilai sebagai jawaban atas berbagai spekulasi tentang hubungan keduanya. Di momen sakral Hari Lahir Pancasila, publik disuguhkan bukti nyata bahwa tak ada ketegangan politik di antara mereka.

“Secara politik, masyarakat bisa melihat fakta yang tidak terbantahkan: Prabowo dan Megawati tidak memiliki konflik atau perselisihan. Kita semua berharap keharmonisan ini terus terjalin demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan bersatu,” pungkas Iwan.

Infografis Menanti Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Bahas Koalisi Besar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya