Pemkot Depok Sosialisasikan Koperasi Merah Putih, Yakin Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, koperasi Merah Putih diinisiasi Pemerintah Pusat. Prinsipnya koperasi Merah Putih nantinya akan terhimpun di tiap kelurahan.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 03 Juni 2025, 15:34 WIB
Wali Kota Depok, Supian Suri saat mensosialisasikan Koperasi Merah Putih di kantor Kecamatan Sawangan, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah mensosialisasikan Koperasi Merah Putih di tiap Kecamatan. Koperasi Merah Putih program dari Pemerintah Pusat, diyakini dapat mensejahterakan masyarakat Depok.

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, koperasi Merah Putih diinisiasi Pemerintah Pusat. Prinsipnya koperasi Merah Putih nantinya akan terhimpun di tiap kelurahan.

“Sejatinya kalau ini berjalan, koperasi ini juga yang akan disinergikan dengan makan bergizi gratis,” ujar Supian usai mensosialisasikan koperasi Merah Putih di kantor Kecamatan Sawangan, Selasa (3/6/2025).

Supian menjelaskan, Koperasi Merah Putih dapat membantu kebutuhan program Makan bergizi Gratis (MBG). Nantinya koperasi dapat membantu kebutuhan dapur MBG, seperti beras, telur, ikan dan kebutuhan lainnya.

“Artinya koperasi kebutuhan yang dibutuhkan oleh MBG untuk dapur bahan-bahannya, dari mulai berasnya kemudian telur atau ikan atau itu, nanti tergabung disini,” jelas Supian.

Selain itu, lanjut Supian, koperasi Merah Putih akan memiliki usaha yang berasal dari lingkungan kelurahan atau skup kelurahan. Nantinya, keberadaan koperasi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Di luar itu koperasi ini juga akan punya usaha-usaha yang ada di lingkungan kelurahan, lingkup kelurahan untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok, termasuk di dalamnya mungkin hal-hal yang dibutuhkan UMKM,” ucap Supian.

 

Wadahi UMKM

Wali Kota Depok, Supian Suri saat mensosialisasikan Koperasi Merah Putih di kantor Kecamatan Sawangan, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Supian menyakini, koperasi Merah Putih akan mewadahi UMKM Kota Depok sehingga meningkatkan daya beli. Keberadaan koperasi Merah Putih akan menguntungkan masyarakat dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

“Jadi koperasi kan adalah sokoguru ekonomi kita, ekonomi kerakyatan, kita kembalikan lagi kepada konsep yang dulu sudah digaungkan terus oleh para pendahulu kita Pak Sumitro, Bung Hatta,” tegas Supian.

Supian menambahkan, Pemerintah Kota Depok secara perlahan akan menyiapkan segala kebutuhan koperasi Merah Putih. Dengan begitu, tujuan pembentukan koperasi Merah Putih akan sesuai yang direncanakan Pemerintah Pusat.

“Nanti sambil jalan kita akan men-support, kita dukung ya,” tutur Supian.

Pemerintah dipastikan sangat serius untuk memastikan kehidupan rakyat Indonesia dapat lebih sejahtera dan kebutuhan dasar setiap warga negara Indonesia dapat terpenuhi dengan baik.  Salah satu gagasan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto yaitu Pembentukan 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Hal ini diungkapkan Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi yang menilai bahwa Koperasi menjadi satu-satunya perwujudan dari ekonomi konstitusi karena semangat pembangunan ekonomi yang dilakukan koperasi sesuai dengan asas Pancasila yaitu kegotong-royongan dan kebersamaan.

 

Keadilan Sosial

 

Sehingga menjadi sebuah keniscayaan bagi pemerintah untuk kembali menegakkan ekonomi konstitusi ini melalui program Kopdes atau Kel Merah Putih agar keadilan ekonomi dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama sehingga UMKM, ekonomi kerakyatan dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa," kata Menkop Budi Arie dalam Pidato Peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (2/6/2025).

Menkop Budi Arie kembali menegaskan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih menjadi alat perjuangan bagi pemerintah untuk melawan pihak-pihak yang merenggut kesejahteraan masyarakat terutama di desa seperti tengkulak, rentenir dan pinjaman online.

Melalui koperasi ini hasil-hasil pembangunan dan kemajuan ekonomi di desa akan didistribusikan secara adil dan merata sehingga tidak lagi tersentralisasi pada segelintir elite sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

"Kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Menkop Budi Arie.

Infografis Prabowo Bidik Pertumbuhan Ekonomi Tembus 8 Persen. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya