Langkah Nyata Wujudkan NZE, Telkom Hitung Jejak Karbon Selama Digiland 2025

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom melakukan perhitungan jejak karbon secara holistik selama Digiland 2025 dengan menggandeng Jejakin.

oleh FachriDiperbarui 02 Juni 2025, 21:18 WIB
Booth GoZero% pada acara Digiland 2025. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom melakukan perhitungan jejak karbon secara holistik selama Digiland 2025 dengan menggandeng Jejakin. Dari perhitungan tersebut, total emisi karbon yang tercatat sebesar 144.043,62 kgCO₂e.

Angka itu pun berasal dari empat sumber utama, yakni penggunaan venue dan akomodasi, konsumsi makanan dan minuman, transportasi, serta pengelolaan sampah.

 

SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza mengungkapkan, melalui Digiland 2025, pihaknya ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen, tetapi menjadi bagian yang terintegrasi dalam setiap inisiatif dan kegiatan perusahaan, termasuk dalam penyelenggaraan event berskala besar.

"Dengan memadukan inovasi digital dan tanggung jawab sosial lingkungan, kami berharap Digiland menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk bersama-sama menjaga bumi, memberdayakan masyarakat, dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan," ungkapnya.

Di sisi lain, Founder & CEO Jejakin Arfan Arlanda mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung TelkomGroup dalam penghitungan jejak karbon acara Digiland 2025, yang sejalan dengan prinsip Green Meetings.

"Dengan data yang kami berikan, TelkomGroup dapat merancang langkah-langkah kompensasi yang lebih tepat dan terukur, serta memperkuat komitmen mereka terhadap keberlanjutan," ungkapnya.

Lakukan Penanaman Pohon

Booth GoZero% pada acara Digiland 2025. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri. G mengatakan, selama 2025, pihaknya melakukan penananman 56.800 mangrove sebagai bagian dari konservasi wilayah pesisir, penanaman 47.900 pohon MTPS (Multipurpose Tree Species).

Selain itu, ia juga mengatakan, TelkomGroup mendukung program penghijauan dan pemulihan ekosistem serta menurunkan 170 substrat terumbu karang di berbagai lokasi pesisir Indonesia guna mendukung pelestarian ekosistem laut. 

“Jumlah tersebut jauh melebihi kebutuhan netralisasi emisi dari Digiland 2025, membuktikan bahwa Telkom tidak hanya menghindari kerusakan lingkungan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pemulihan ekosistem," kata Andri.

Dirinya menyebut, Digiland 2025 juga menunjukkan keberlanjutan dari aspek sosial.

"Tahun lalu, Digiland Run mendorong aksi tanam pohon lewat partisipasi peserta, di mana setiap 5 Km yang ditempuh setara dengan 1 pohon ditanam," sebut Andri.

"Tahun ini, TelkomGroup menghadirkan inisiatif baru dengan semangat yang sama, yaitu setiap 1 Km yang ditempuh para peserta lari akan dikonversi menjadi 1 GB kuota internet untuk mendukung akses pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal),” jelasnya.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya