Cara Cek Bansos PKH BPNT 2025: Online dan Offline, Mudah!

Ketahui cara cek bansos PKH BPNT 2025 secara online melalui situs Kemensos atau aplikasi, serta offline melalui KKS. Pastikan Anda terdaftar dan dapatkan bantuan!

oleh Jonathan Pandapotan PurbaDiterbitkan 31 Mei 2025, 13:41 WIB
Ilustrasi penerima Bansos (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu. Pada tahun 2025, pencairan bansos PKH dan BPNT masih terus dilakukan secara bertahap. Lalu, bagaimana cara cek bansos PKH BPNT untuk memastikan Anda terdaftar sebagai penerima? Artikel ini akan memberikan panduan lengkapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan berbagai cara mudah untuk melakukan pengecekan status penerima bansos. Anda bisa memanfaatkan metode online melalui website resmi atau aplikasi, maupun metode offline dengan memeriksa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Informasi ini penting agar masyarakat yang berhak menerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan optimal.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk cek bansos PKH BPNT di tahun 2025:

Cek Bansos PKH BPNT Secara Online

Pengecekan status penerima bansos secara online sangat mudah dan praktis. Anda bisa melakukannya dari mana saja asalkan terhubung dengan internet. Berikut adalah dua cara utama untuk cek bansos PKH BPNT secara online:

  • Melalui Situs cekbansos.kemensos.go.id:

    Website resmi Kemensos ini adalah cara paling umum digunakan. Anda hanya perlu mengunjungi situs tersebut dan memasukkan data yang diminta.

    Data yang perlu disiapkan antara lain: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa, Nama Penerima Manfaat (sesuai KTP), dan kode verifikasi.

    Setelah memasukkan data dengan benar, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerimaan bansos Anda.

  • Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos RI:

    Kemensos juga menyediakan aplikasi mobile yang bisa diunduh di Google Play Store. Aplikasi ini menawarkan kemudahan akses informasi bansos di genggaman Anda.

    Setelah mengunduh, Anda perlu mendaftar dengan data KTP, termasuk nama, NIK, dan alamat sesuai e-KTP.

    Selanjutnya, pilih jenis bansos yang ingin dicek, yaitu PKH atau BPNT, dan ikuti instruksi selanjutnya.

Cek Bansos PKH BPNT Secara Offline

Selain metode online, Anda juga bisa melakukan pengecekan status penerima bansos secara offline. Cara ini cocok bagi Anda yang mungkin memiliki keterbatasan akses internet.

  • Melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS):

    Jika Anda memiliki KKS, periksa saldo secara berkala. Dana bansos akan masuk ke rekening yang terhubung dengan KKS jika Anda terdaftar sebagai penerima.

    Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2025 dilakukan secara bertahap, biasanya sekitar minggu ketiga atau keempat setiap bulan, bersamaan dengan pencairan PKH.

    Besaran bantuan BPNT adalah Rp600.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sedangkan besaran bantuan PKH bervariasi tergantung kategori penerima.

Data dan Informasi Penting Terkait Bansos

Penting untuk dipahami bahwa penerima bansos PKH dan BPNT ditentukan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTKSEN). Hanya masyarakat tidak mampu yang terdaftar di DTKSEN yang berhak menerima bantuan. Oleh karena itu, pastikan data Anda terdaftar dan akurat.

Perlu diingat, tidak ada biaya yang dikenakan untuk proses pencairan bansos. Laporkan segera jika ada pihak yang meminta biaya terkait pencairan bansos. Jangan ragu untuk menghubungi pihak berwenang jika Anda menemukan indikasi penipuan.

Informasi ini akurat pada tanggal 31 Mei 2025 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu pantau informasi terbaru dari sumber resmi seperti website Kemensos atau kantor desa/kelurahan setempat.

Infografis Serba-serbi Rumah Ramah Lingkungan. (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya