Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jakarta Pramono Anung meyakini warga Jakarta tak perlu mobil curhat untuk layanan konseling. Menurutnya, warga cukup menghubungi JakCare jika punya masalah pribadi.
JakCare adalah layanan telekonsultasi kesehatan jiwa yang disediakan oleh Pemprov Jakarta. Layanan ini memungkinkan warga Jakarta untuk berkonsultasi secara daring dengan psikolog klinis.
Advertisement
"Saya meyakini yang namanya konseling tadi, warga Jakarta tidak perlu punya mobil curhat yang bisa pakai konseling saja, telpon saja. Dan yang seperti inilah yang menjadi ruang-ruang warga Jakarta untuk bisa berinteraksi," kata Pramono di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
Sebelumnya, Layanan kesehatan yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakCare, telah menyelamatkan dua orang yang mau bunuh diri.
"Begitu saya buka (JakCare), tidak sampai dua atau tiga hari, saya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas (Kesehatan), dua hari yang lalu ada dua orang yang mau bunuh diri," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Minggu (25/5/2025) dilansir Antara.
Jelaskan Manfaatnya
Pramono mengatakan salah satu dari pelaku mencoba menghubungi layanan JakCare dan direspons cepat oleh petugas medis, sehingga bisa diselamatkan.
"Keduanya bisa diselamatkan. JakCare kenapa bisa begitu cepat? Jakarta punya yang namanya JAKI, salurannya ke mana-mana dan 24 jam dalam monitor Pemprov DKI," kata Pramono.
Pramono pun berencana meminta kedua orang yang saat ini sudah dalam kondisi sehat itu menjadi saksi terkait pentingnya konseling bagi kesehatan mental.
JakCare merupakan layanan konsultasi yang berfokus pada kesehatan jiwa masyarakat. Melalui layanan ini, masyarakat Jakarta dapat melakukan konseling langsung dengan tenaga psikolog klinis melalui aplikasi JAKI atau telepon.
Merujuk data hingga 14 Mei lalu, JakCare sudah melayani 104 penelepon. Layanan ini dapat diakses 24 jam, namun rata-rata layanan ini diakses di atas jam 14.00 WIB dengan delapan hingga 10 penelepon per hari.
Laporan terbanyak merupakan warga yang mengeluhkan tentang persoalan kesehatan.
Layanan JakCare Didukung Tenaga Psikolog Klinis dan Siap Melayani 24 Jam
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan, layanan JakCare didukung oleh call center yang diisi oleh tenaga psikolog klinis yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.
Call center ini terhubung dengan rumah sakit khusus jiwa dan layanan kesehatan mental di puskesmas serta rumah sakit umum daerah (RSUD).
"28 dari 44 puskesmas yang ada di DKI semuanya sudah memiliki tenaga psikolog, begitu juga 31 RSUD semuanya yang sudah menyediakan layanan kesehatan jiwa," kata dia.
Selain itu, Ani mengatakan, layanan kesehatan JakCare juga diperuntukkan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.
Reporter: Genantan Saputra/Merdeka.com