Kurs Dolar AS Hari ini 28 Mei 2025

Berdasarkan data pasar di Jakarta, rupiah turun sebesar 8 poin atau 0,05 persen menjadi 16.295 per dolar AS

oleh Ilyas Istianur PradityaDiperbarui 28 Mei 2025, 10:11 WIB
Tercatat ada sebanyak 234 saham yang mengalami kenaikan, 383 turun, dan 186 stagnan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi, 28 Mei 2025. Berdasarkan data pasar di Jakarta, rupiah turun sebesar 8 poin atau 0,05 persen menjadi 16.295 per dolar AS dari posisi sebelumnya di 16.287 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi seiring meningkatnya sentimen eksternal yang memengaruhi pergerakan mata uang domestik, terutama terkait dinamika hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Optimisme Trump Dorong Sentimen Dolar AS

DIkutip dari ANTARA, Rabu (28/5/2025), analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipicu oleh optimisme Presiden AS Donald Trump terhadap negosiasi tarif dengan Uni Eropa.

Setelah sebelumnya tidak menemukan titik temu dalam pertemuan pada 23 Mei, AS sempat merekomendasikan tarif 50 persen terhadap UE mulai 1 Juni.

Namun, berkat komunikasi lanjutan antara Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, jadwal penerapan tarif diundur menjadi 9 Juli.

Trump menilai langkah UE mempercepat negosiasi sebagai “peristiwa positif”, yang turut mendorong penguatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang, termasuk rupiah.

 

Prediksi Nilai Tukar Rupiah

Karyawan menunjukkan uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Rabu (30/12/2020). Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 80 poin atau 0,57 persen ke level Rp 14.050 per dolar AS. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Selain faktor geopolitik, data ekonomi Amerika Serikat juga turut memengaruhi pergerakan rupiah. Penjualan barang tahan lama di AS tercatat hanya turun 6,8 persen, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 7,8 persen.

Data ini memperkuat prospek rebound dolar AS. Menurut Lukman, rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan kecenderungan melemah, seiring penguatan dolar yang mendapat dukungan dari data ekonomi tersebut.

Dalam jangka pendek, nilai tukar rupiah diproyeksi berada di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.300 per dolar AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya