Lantik 22 Pejabat Eselon I Kemenkeu, Sri Mulyani: Ego Anda Tidak Penting!

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara resmi melantik 22 pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat (23/5/2025).

oleh Tira SantiaDiperbarui 23 Mei 2025, 16:20 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam pembukaan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dan BRI Microfinance Outlook 2025 digelar di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (30/1/2025). (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara resmi melantik 22 pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat (23/5/2025).

Dari 22 pejabat Kemenkeu yang dilantik, sebagian tetap menempati posisi semula, sementara lainnya mengalami rotasi maupun penggantian jabatan.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengingatkan para pejabat bahwa jabatan bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah sejarah yang harus diemban dengan integritas dan dedikasi tinggi.

"Untuk Bapak-Bapak yang ada di dalam posisi baru, gunakan kesempatan posisi baru tersebut untuk terus membawa perspektif baru," kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menekankan pentingnya kemampuan para pejabat untuk melihat permasalahan secara objektif, tanpa beban dan tanpa pengaruh ego pribadi.

Menurutnya, sikap seperti ini sangat penting untuk mengidentifikasi dan melaksanakan perbaikan-perbaikan yang diperlukan dalam organisasi.

"Perbaikan-perbaikan secara objektif, secara profesional, secara efektif, sehingga kepercayaan di dalam yaitu seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan kepercayaan seluruh stakeholder dapat kita jaga," ujarnya.

Bendahara negara ini juga menyampaikan bahwa para pejabat yang baru dilantik memimpin unit-unit yang sangat strategis. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap rendah hati, keterbukaan, dan kesediaan untuk bekerja secara kolektif.

"Anda memimpin unit-unit yang luar biasa penting, ego Anda tidak penting, ego Anda tidak penting. Yang penting adalah unit dan jajaran bisa bekerja optimal dan bisa bekerja bersama-sama. Ego anda tidak penting yang penting kebersamaan," tegasnya.

 

Menkeu Ingatkan Pelantikan adalah Privilege dari Presiden

Menteri Keuangan Sri Mulyani rapat dengan jajaran Bea Cukai pada Sabtu, 27 April 2024 di Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta. (Foto: Instagram @smindrawati)

Menkeu juga mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan adalah kepercayaan dan sekaligus privilege dari Presiden Republik Indonesia selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Kepercayaan tersebut harus meresap dalam jiwa, menjadi energi untuk menghasilkan kinerja dan prestasi nyata.

"Ini adalah sebuah amanah sejarah, ini juga merupakan kepercayaan dan juga sekaligus privilege yang diberikan oleh Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan kepada Anda semuanya," kata Menkeu.

Ia juga menekankan bahwa kewenangan yang kini berada di tangan para pejabat harus digunakan sebijak mungkin, sesuai dengan sumpah jabatan, serta untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.

"Tunjukkan bahwa Anda adalah sebuah pejabat yang layak dipercaya oleh masyarakat dan oleh seluruh jajaran kementerian. Karena pada akhirnya kita semuanya adalah para pejabat yang berhutang untuk menjawab harapan tersebut," ujarnya.

 

Pesan Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati melantik Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), menggantikan Suryo Utomo. Di tempat yang sama, Sri Mulyani juga melantik Letnan Jenderal (Letjen) Purnawirawan TNI Djaka Budi Utama sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Adapun Menkeu menyampaikan pesan mendalam mengenai cita-cita besar bangsa Indonesia, yakni menjadi negara yang adil, bersatu, berdaulat, menjaga bumi dan tanah air, serta mampu berperan aktif di dunia internasional dengan martabat.

"Indonesia masih panjang ke depan perjalanan untuk mencapai cita-cita negara kita. Cita-cita Indonesia emas, cita-cita Indonesia menjadi negara yang adil, bersatu, berdaulat, yang terus menjaga kepentingan bumi dan seluruh tanah tumpah darah kita, dan menjadi bangsa yang mampu bergaul di dunia internasional secara bernap bermartabat," jelasnya.

Kata Menkeu, pelantikan pejabat baru dilingkungan Kemenkeu ini menandai komitmen Kementerian Keuangan untuk terus memperkuat kualitas kepemimpinan di tingkat strategis, serta menjaga kesinambungan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang akuntabel dan profesional.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya