Cerita Wali Kota Makassar Bantu Biaya Pengobatan Anak Warga Kurang Mampu

Seorang ibu di Kelurahan Batua tak mampu membayar biaya rumah sakit anaknya. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun tangan menanggung seluruh biaya pengobatan.

oleh FauzanDiperbarui 16 Mei 2025, 18:53 WIB
Anak Ainun yang nyaris tak bisa keluar dari rumah sakit lantaran terkendala biaya (Liputan6.com/Istimewa)

Liputan6.com, Makassar - Suasana rumah sederhana di Jalan Bontobila, Kelurahan Batua, Kota Makassar tampak lebih tenang hari ini. Di sudut ruang tamu, Ainun (42) duduk sambil memeluk erat anak perempuannya yang baru saja pulih dari sakit. Beberapa hari lalu, keluarga kecil ini nyaris putus asa saat sang anak mengalami demam tinggi dan harus segera dirawat di rumah sakit—sementara biaya pengobatan tak sanggup mereka tanggung.

"Saya menangis di rumah sakit, bingung harus bagaimana. Suami hanya buruh harian. Uang tidak ada, sementara kondisi anak saya makin memburuk," tutur Ainun dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya.

Namun keajaiban datang dalam bentuk kepedulian. Beberapa jam setelah Ainun kebingungan mencari pertolongan, seorang tetangga menyampaikan kabar yang mengubah segalanya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, bersedia membantu menanggung seluruh biaya pengobatan.

Semuanya berawal dari inisiatif tetangga yang tergerak melihat penderitaan Ainun. Ia menghubungi langsung Wali Kota lewat pesan pribadi dan menjelaskan kondisi genting yang dihadapi keluarga itu. Tak butuh waktu lama, respons cepat pun datang.

"Beliau membalas pesan saya, katanya akan mencari jalan keluar. Tak lama kemudian, pihak rumah sakit memberi tahu kalau semua biaya ditanggung," ungkap sang tetangga, yang memilih tak disebutkan namanya. "Keluarga pasien bahkan diperbolehkan pulang tanpa harus membayar sepeser pun,"

Biaya perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Makassar yang semula menjadi beban berat—mencapai lebih dari Rp3 juta—akhirnya tak lagi menjadi penghalang kesembuhan. Anak Ainun kini telah kembali bermain dan tersenyum di rumah.

"Ini bukan sekadar soal uang," ucap Ainun sembari menggenggam tangan anaknya, "Ini soal nyawa. Saya tidak akan pernah lupa kebaikan hati Pak Appi. Semoga beliau diberi kesehatan dan panjang umur," imbuhnya. 

Kisah ini menjadi potret nyata kepemimpinan yang hadir bukan hanya di balik meja kantor sebagai Wali Kota Makassar, tetapi juga di tengah denyut kehidupan warga. Tindakan cepat dan empati yang ditunjukkan Wali Kota Makassar menuai banyak pujian, baik dari lingkungan sekitar hingga masyarakat luas.

"Beliau bukan sekadar pemimpin, tapi juga pelindung rakyat kecil," lanjut sang tetangga. "Semoga semakin banyak pejabat yang bisa meneladani ketulusan seperti ini."

Simak juga video pilihan berikut ini:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya