Sinopsis Film 'Pembantaian Dukun Santet', Diangkat dari Kisah Nyata di Banyuwangi

Film horor Pembantaian Dukun Santet merupakan film yang diangkat dari thread viral tahun 2023 dan terinspirasi dari peristiwa kelam di Banyuwangi.

oleh Natasa Kumalasah PutriDiperbarui 17 Mei 2025, 17:03 WIB
Poster film Pembantaian Dukun Santet. (Foto: Dok. MD Pictures)

Liputan6.com, Bandung - Film horor Pembantaian Dukun Santet telah resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia sejak Kamis (8/5/2025). Film ini diangkat dari thread viral tahun 2023 di media sosial X milik akun @jeropoint.

Selain itu, kisahnya sendiri berdasarkan kisah nyata sebuah kasus pembantaian berkedok dukun santet pada tahun 1998 hingga 1999 di Banyuwangi, Jawa Timur. Kisahnya dikenal masyarakat sebagai salah satu sejarah kelam di Indonesia.

Adapun Komnas HAM menduga ada pelanggaran hak asasi manusia berat dalam kasus yang menewaskan sekitar 200 orang yang dituduh dukun santet. Namun sayangnya, kasus tersebut sampai saat ini masih belum terselesaikan dan motif serta pelaku di baliknya masih jadi misteri.

Sementara itu, film Pembantaian Dukun Santet diangkat menjadi film dengan sutradara Azhar Kinoi Lubis yang sebelumnya telah dikenal sebagai sutradara film Pengantin Iblis (2025), Mangkujiwo (2020), dan Di Ambang Kematian (2023).

Kemudian penulisan naskahnya digarap oleh Aura Gemintang dan Baskoro Adi Wuryanto dengan premis cerita tentang terjadinya konflik di masyarakat dan mereka yang dituduh sebagai dukun dibunuh tanpa sempat membela diri.

Film ini juga diperankan oleh sederet aktor dan artis populer Indonesia mulai dari Aurora Ribero, Kevin Ardilova, Kaneishia Yusuf, Ariyo Wahab, Totos Rasiti, Rifnu Wikana, dan masih banyak lagi.

Sinopsis Film Pembantaian Dukun Santet

Trailer film horor Pembantaian Dukun Santet. (Pichouse Films)

Film ini menceritakan tentang sebuah konflik masyarakat yang terjadi ketika mereka yang dituduh dukun santet dibunuh tanpa sempat membela diri. Alhasil kekacauan terjadi di mana-mana.

Di sebuah Pesantren juga terjadi teror yang tidak kalah berbahaya karena para pengajar hingga santri terbunuh satu persatu dengan cara yang mengenaskan. Teror tersebut membuat orang-orang di pondok tidak tenang.

Salah satunya seorang santri dari Pesantren tersebut, Satrio (Kevin Ardilova) yang berusaha menyelamatkan diri dari badai konflik sambil memastikan keselamatan kedua orang tuanya yang juga terancam.

Satrio juga berusaha untuk mengungkap dalang di balik teror mengerikan yang menyerang Pesantren dengan keji.

Daftar Pemain Film Pembantaian Dukun Santet

Suasana gala premiere film Pembantaian Dukun Santet di Epicentrum XXI Jakarta Selatan, Mei 2025. Tampak produser Manoj Punjabi hadir bersama pemain dan kru. (Foto: Dok. Instagram @manojpunjabimd)

Melansir dari IMDb berikut ini daftar pemain film Pembantaian Dukun Santet yang bisa diperhatikan:

  • Aurora Ribero sebagai Annisa.
  • Kevin Ardilova sebagai Satrio.
  • Kaneishia Yusuf sebagai Nurul.
  • M. Iqbal Sulaiman sebagai Ali.
  • T. Rifnu Wikana sebagai Ustadz Ridwan.
  • Ariyo Wahab sebagai Ustadz Bagas.
  • Totos Rasiti sebagai Ustadz Samir.
  • Annisa Hertami sebagai Ustadzah Ratih.
  • Siti Azizah Chairunnisa sebagai Wulan.
  • Sasya Anastasya sebagai Ningsih.
  • Pritt Timothy sebagai Kyai Ahmad.
  • Sapta Taliwang sebagai Ustadz Rohim.
  • Fairuz Adzofir sebagai Ustadz Yanuar.
  • Oce Permatasari sebagai Bi Yati.
  • Iyang Darmawan sebagai Ustadz Sobo.
  • Ayu Dyah Pasha sebagai Aminah.
  • Nelly Sukma sebagai Ibu Annisa.
  • Eduward Manalu sebagai Ayah Annisa.

Fakta Menarik Film Pembantaian Dukun Santet

Salah satu adegan film Pembantaian Dukun Santet. (Foto: Dok. MD Pictures)

Berikut ini fakta-fakta menarik dari film Pembantaian Dukun Santet:

1. Adaptasi kisah nyata

Film Pembantaian Dukun Santet diadaptasi dari thread viral di platform X milik akun @jeropoint. Kisah tersebut viral pada tahun 2023 dan diangkat dari kisah nyata sebuah sejarah kelam di Indonesia tahun 1998.

Sebagai informasi, kisahnya mengangkat peristiwa pembantaian ratusan orang yang dituduh sebagai dukun santet di Banyuwangi. Berdasarkan sejarah kejadian ini juga dikenal dengan nama “Geger Santet Banyuwangi”.

2. Angkat genre horor dan supranatural

Film ini mengangkat unsur horor dan supranatural dari sejumlah adegan yang menampilkan kekerasan fisik, kejadian mistis, fitnah, hingga kematian misterius yang menimpa para karakter tersebut.

Adapun ceritanya menampilkan sudut pandang di Pesantren dengan tokoh fiktif seorang santri bernama Satrio. Sosoknya menjadi saksi sekaligus korban yang terjadi dari peristiwa mencekam di Pesantrennya.

3. Sempat Berganti Judul dan Diperankan Aktor Ternama

Film ini awalnya memiliki judul “Lemah Santet Banyuwangi” namun setelah mendapatkan kritikan judulnya diubah menjadi “Pembantaian Dukun Santet”. Pemeran filmnya juga berasal dari aktor dan artis ternama seperti Aurora Ribeiro, Kevin Ardilova, dan lain-lain.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya